Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Bukateja. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Bukateja. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 September 2025

Literasi Keuangan Keluarga: Penyuluh Agama KUA Bukateja Beri Bimbingan Manajemen Keuangan Pasangan Usia Nikah Muda

PAI dari Kantor Urusan Agama (KUA) Bukateja, Amin Yusuf, hadir memberikan layanan konseling pasangan muda, Mufid T.S dan Fitakhah N.L, warga Bukateja,  

Purbalingga-Salah satu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Penyuluh Agama Islam (PAI) adalah memberikan bimbingan kepada masyarakat, termasuk bimbingan atau pendampingan kepada keluarga usia nikah 0–5 tahun.

Pada masa awal pernikahan tersebut, berbagai persoalan kerap muncul, mulai dari persoalan ringan, sedang, hingga berat.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/Literasi%20Keuangan%20Keluarga 

Permasalahan yang sering dihadapi oleh pasangan muda antara lain adalah pola asuh anak akibat kesibukan kedua orang tua yang bekerja penuh waktu (full day), serta ketidakseimbangan antara penghasilan dan kebutuhan hidup sehari-hari.

Menjawab tantangan tersebut, PAI dari Kantor Urusan Agama (KUA) Bukateja, Amin Yusuf, hadir memberikan layanan konseling dan pendampingan kepada pasangan muda di wilayahnya. 

PAI KUA Bukateja, Amin yusuf, saat memberikan paket sembako dari Kemenag Purbalingga kepada pasangan muda warga Desa Bukateja, Mufid T.S dan Fitakhah N.L, Jumat (19/9/2025) lalu. (Foto: Amin Yusuf)
Dalam pendekatannya, Amin Yusuf mengajak pasangan untuk kembali merefleksikan niat awal pernikahan mereka serta mencari solusi atas masalah yang dihadapi secara bersama.

Salah satu bentuk peran aktif penyuluh adalah fungsi advokatif dan konsultatif, dengan terjun langsung ke masyarakat. 

Seperti yang dilakukan pada Jumat 19 September 2025, di mana Amin Yusuf memberikan bimbingan literasi keuangan keluarga kepada pasangan muda, Mufid T.S dan Fitakhah N.L, warga Bukateja.

Menurut pengakuan pasangan tersebut, mereka mulai merasakan adanya perubahan pola belanja rumah tangga. 

Mereka mengaku kesulitan membedakan antara kebutuhan primer dan sekunder. Hal ini berakibat tidak terkontrolnya pengeluaran tak terduga seperti undangan hajatan.

Melalui bimbingan tersebut, Amin Yusuf menekankan pentingnya literasi keuangan keluarga, khususnya bagi pasangan yang sedang membangun masa depan. 

Kemampuan mengelola keuangan menjadi sangat krusial agar keluarga tidak terjebak dalam jeratan pinjaman online (pinjol) atau penawaran lembaga keuangan yang tidak profesional.

"Dengan pemahaman keuangan yang baik, keluarga muda diharapkan bisa lebih bijak dalam mengatur pengeluaran, menyusun prioritas kebutuhan, dan menyiapkan perencanaan jangka panjang," harapanya.(*)

Kontributor: Amin Yusuf (PAI KUA Bukateja)
Editor: Imam Edi Siswanto

Senin, 24 Februari 2025

Apel Pagi dan Kajian Mingguan, Meningkatkan Kinerja dan Spiritualitas Pegawai KUA

Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Rahyanto Dwi Nugroho saat menjadi Pembina Apel di KUA Bukateja, Senin (24/2/2025) (Foto:Nur Sobihatul Fajri).

Purbalingga – Apel pagi dan kajian mingguan diharapkan dapat meningkatkan kualitas spiritual dan kinerja pegawai.

“Apel pagi dan kajian mingguan adalah kegiatan yang sangat penting. Keduanya merupakan sarana meingkatkan spiritualitas dan kinerja pegawai.

Keduaya juga menjadi sarana memupuk silaturahim dan menjalin sinergi antar pegawai” kata kepala KUA Bukateja Drs. Sajirun saat pembinaan di acara Kajian Mingguan, Senin (24/2/2025).

Pada akhirnya, sambungnya, nanti akan mendorong peningkatan pelayanan yang lebih maksimal. Kajian mingguan juga menjadi tempat berbagi ilmu, berbagai tema menarik akan dibahas dalam sesi kajian.

M. Shonhaji, salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Bukateja saat menjadi nara sumber kajian menyampaikan materi yang cukup menarik dan inspiratif. Ia memberikan kiat-kiat agar dapat mengisi peribadatan di bulan Ramadhan dengan maksimal.

Sementara itu, sebelumnya pada kegiatan Apel Pagi yang merupakan kegiatan rutin Kantor Urusan Agama (KUA) Bukateja, Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Rahyanto Dwi Nugroho ditunjuk menjadi Pembina Apel.

Kajian Mingguan di KUA Bukateja, Senin (24/2/2025) (Foto:Nur Sobihatul Fajri).

“Apel Pagi menjadi ajang berlatih seluruh pegawai di lingkungan KUA Bukateja. Melatih disiplin, melatih kepedulian sesama pegawai dan juga meningkatkan sinergi antar pegawai” katanya saat menjadi Pembina Apel.

Menurutnya, petugas apel setiap pekan ditunjuk secara bergilir, mulai dari pembina apel, pemimpin apel, pembaca doa dan pembawa acara.

Kegiatan yang diikuti oleh 14 orang pegawai ini, ditutup dengan pembacaan doa dan bersalam-salaman. Dan para pegawai kembali menjalankan aktifitas seperti biasa sesuai dengan tugas dan fungsinya.(*)

Kontributor: Nur Sobihatul Fajri, S.Pd (Penyuluh Agama Islam KUA Bukateja)
Editor: Sayono Eljawie
Publisher : Imam Edi Siswanto

Minggu, 30 Maret 2025

PAI Kankemenag Purbalingga Pantau Pemudik Di Sejumlah Masjid, Salah Satunya Dari Riau



PAI KUA Kalimanah Pujianto saat berada di Masjid At Taqwa Redjo Mulyo Kalimanah, Purbalingga, Ahad (30/3/2025) (Foto: Pujianto)

Purbalingga-Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga memantau para pemudik yang singgah atau beristirahat di sejumlah masjid ramah Pemudik di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah.

Dalam pantauan kami di lapangan, Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh yang berada di Jalan Mayjend Sungkono Kalimanah Purbalingga sejak H-5 sampai H-1 (26-30 Maret 2025) terpantau masih relatif normal.

Pemudik yang singgah di Masjd Ramah Pemudik, seperti di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh dari arah selatan Sokaraja ke Kota Purbalingga tampak mulai ada kenaikan sejak H-2 atau hari Jumat (28/3/2025).

Sedikitnya ada 15 rombongan mobil pribadi minibus, 5 sepeda motor dari berbagai daerah, terutama dari Jakarta, Bekasi dan Depok.

“Alhamdulillah, saya lihat mereka menyempatkan beristirahat dan ada sebagian yang ikut berbuka puasa dan berbaur dengan Jemaah lainya di masjid,” tutur PAI KUA Kalimanah Pujianto kepada Imam Edi Siswanto, Ahad (30/3/2025). 

Salah satu pemudik sedang beristirahat di halaman Masjid Besar Nurul Falah Bukateja, Ahad (30/3/2025) (Foto: Rahyanto Dwi Nugroho)

Sementara itu, untuk Masjid Besar Nurul Falah Bukateja yang berada di wilayah arah jalur dari Kota Purbalingga ke Banjarnegara, Wonosobo, Magelang dan Semarang tampak juga mulai ramai di hari H-3.

PAI KUA Bukateja Rahyanto Dwi Nugroho melaporkan langsung dari lapangan bahwa sedikitnya ada 7 sepeda motor dan 3 mobil pemudik yang terparkir di halaman masjid.

“Tadi ada pemudik yang sempat beristirahat, Nur Isna dari Jakarta ke Kebumen, kemudian Almay Arrafi dari Magelang ke Banyumas dan Prio dari Karawang hendak mudik ke Kebumen. Dan mereka mengucapkan terimakasih serta merasa cukup puas bisa beristirahat,” tulisnya via pesan singkat di Whatshapp.

Menurutnya, fasilitas di masjid tersebut cukup memadai, mulai dari area parker yang luas, toilet dan kamar mandi yang bersih. Dan pihak takmir juga menyediakan menu berbuka puasa setiap sore selama bulan Ramadhan.

Salah satu pemudik asal Riau yang hendak pulang ke Banyumas Zubaidi menuturkan sempat beristirahat beserta keluarganya.

“Alhamdulillah tadi sempat beristirahat di Masjid Nurul falah. Takmir masjid menerima dengan baik dan ternyata disini ada fasilitas untuk para pemudik, ada WC dan ada tempat untuk beristirahat, terimakasih,” katanya.  

Tampak beberapa kendaraan roda dua dari para pemudik yang terpakir di halaman Masjid Besar Nurul Falah Bukateja, Ahad (30/3/2025) (Foto: Rahyanto Dwi Nugroho)

Untuk wilayah Utara, seperti di Masjid Besar Baitul Mu’min Bobotsari, PAI KUA Bobotsari Rikin melaporkan dalam video pendeknya menceritakan saat bersama salah satu pemudik dari Jakarta yang bernama Si’in.

Menurut pengakuanya, Ia berangkat dari Jakarta jam 5 pagi dan menyempatkan untuk beristirahat di masjid tersebut dengan kondisi tetap berpuasa. “Alhamdulillah, nyaman,” ucapnya singkat saat diajak berbincang tentang kesannya beristirahat di Masjid Baitul Mu’minin.

Senada dengan Si’in, Pemudik lainnya Ismuni dari Pati menuju ke Purbalingga juga menuturkan bahwa cukup nyaman. “Suasananya adem (red: dingin) dan merasa senang,” ucapnya.

Sebagai informasi, Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga telah bekerjasama dengan Takmir Masjid disejumlah jalur mudik yang biasa menjadi persinggahan para pemudik lebaran.

Ada 24 masjid di sepanjang jalur mudik telah disiapkan untuk para musafir yang ingin beristirahat dan berikut nama masjid tersebut.

1 AL HASANAH Tlahab Lor – Karangreja
2 AL MUTTAQIN Tlahab Lor - Karangreja
3 BAITURRAKHIM Mangunegara - Mrebet
4 AL FURQON Tlagayasa - Bobotsari
5 AL ITTIHAD UMMU QUWAI - Bobotsari
6 MASJID BESAR BAITUL MU’MIN – Bobotsari
7 BAITURRAHMAN Gandasuli - Bobotsari
8 CHENG-HO Selaganggeng - Mrebet
9 DARUNNAJAH Gembong - Bojongsari
10 MASJID AGUNG DARUSSALAM Alun-Alun Purbalingga
11 AL HUDA Kedungmenjangan - Purbalingga
12 ROUDHLOTUSALAM Kalitinggar Kidul - Padamara
13 BAITUL MUTTAQIN Padamara - Padamara
14 USWATUN KHASANAH Babakan - Kalimanah
15 AT TAQWA REDJO MAHGFIROH Blater – Kalimanah
16 AL HUDA Kalimanah Wetan - Kalimanah
17 AL IFTITAH Toyareja - Purbalingga
18 MASJID BESAR NURUL FALAH – Bukateja
19 NURUL IMAN Kedungbenda - Kemangkon
20 NURUL FALAH Senon - Kemangkon
21 BABUSALAM Karangkemiri - Kemangkon
22 AT TAKWA Bakulan - Kemangkon
23 BAITUROCHMAN Panican – Kemangkon
24 BAITURRAHMAN Wirasaba – Bukateja.(*)

Pewarta : Imam Edi Siswanto


Kamis, 06 Maret 2025

Sapa KUA, Kakankemenag Purbalingga Tekankan Kualitas Layanan Publik di KUA Bukateja

 

Kakankemenag Purbalingga Zahid Khasani (kanan), bersama  Kepala KUA Bukateja Sajirun (kiri) beserta jajaran staf dan Penyuluh Agama Islam pada acara Sapa KUA dan silaturahmi di KUA Bukateja. Kamis (6/3/2025) (FOTO: Nur Sobihatul Fajri).


Purbalingga - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah Zahid Khasani, melaksanakan kunjungan kerja dalam program Sapa KUA atau silaturahmi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukateja, Kamis (6/3/2025).

Dalam sambutannya, Ia menyampaikan pentingnya integritas, tanggung jawab dan profesionalisme dalam bekerja untuk meningkatnya kualitas pelayanan publik.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/02/zahid-khasani-penyuluh-agama-islam.html

Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kantor, juga menjadi perhatianya. Karena menurutnya, hal tersebut memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan KUA.

Selain itu, seluruh pegawai diajak untuk mendukung dan menyukseskan berbagai program Kementerian Agama, demi meningkatkan kualitas layanan publik dibidang keagamaan.

Program Sapa KUA ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pimpinan Kemenag dengan para pegawai di tingkat kecamatan.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/02/apel-pagi-dan-kajian-mingguan.html

Menjadi sarana untuk mendengarkan dan menampung aspirasi serta kebutuhan KUA dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala KUA Bukateja Sajirun, dalam kesempatannya memberikan gambaran umum mengenai kondisi KUA.

Sarana dan prasarana yang masih tergolong sederhana untuk kategori KUA yang sudah masuk kategori Revitalisasi KUA juga disampaikannya.

Sebagai informasi, Program Sapa KUA Kemenag Purbalingga dilakukan secara random tanpa menjadwal waktu kunjungan, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat hubungan antara Kemenag dengan KUA.

Kontributor: Nur Sobihatul Fajri, S.Pd/Penyuluh Agama Islam KUA Bukateja.
Editor : Imam Edi Siswanto

Senin, 10 Maret 2025

M. Shonhaji: Menjadi Siswa Harus Baik dan Memiliki Motivasi Kuat

PAI KUA Kecamatan Bukateja M. Shonhaji saat mengisi materi kegiatan Amaliyah Ramadhan di MTs Darul Abror Bukateja, Ahad (9/3/2025) lalu. (FOTO: M. Shonhaji)

Purbalingga-Menjadi siswa harus baik dan memiliki motivasi yang kuat, untuk mencapai kesuksesan di masa depan.

Demikian diungkapkan Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukateja M. Shonhaji saat mengisi materi kegiatan Amaliyah Ramadhan di MTs Darul Abror Bukateja, Ahad (9/3/2025) lalu.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/02/apel-pagi-dan-kajian-mingguan.html

Kata Dia, bahwa menjadi siswa yang baik tidak hanya tentang mendapatkan nilai yang baik, tetapi juga tentang menumbuhkan karakter-karakter yang baik. Seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja keras.  

BACA:  https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/03/sapa-kua-kakankemenag-purbalingga.html

“Apalagi MTs Darul Abror ini, berada dalam lingkungan pondok pesantren. Anak yang memperjuangkan dirinya dalam mencari ilmu dengan disiplin, tanggung jawab dan kerja keras maka dia sedang mempersiapkan kebaikan di masa depannya," katanya.

Kegiatan Amaliyah Ramadhan yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi, dan semangat siswa dalam menuntut ilmu sebagai bekal untuk kesuksesan di masa depan, diikuti sedikitnya 500 siswa dari kelas VII sampai kelas IX.(*)

Kontributor : Nur Sobihatul Fajri

Editor: Imam Edi Siswnato

Selasa, 27 Mei 2025

PAI KUA Kaligondang Zaenal Muttaqin, Ajak PAI Tanamkan Syukur Lewat Sikap Sosial

PAI PPPK KUA Kaligondang Zaenal Muttaqin saat tausiyah di acara Rakor dan Pertemuan Rutin dua bulanan Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) PPPK Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga di Rumah Makan Saung Apung Bukateja, Selasa (27/5/2025). (Foto: Imam edi Siswanto)

Purbalingga-Suasana penuh kehangatan dan makna menyelimuti Rakor dan Pertemuan Rutin dua bulanan Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) PPPK Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga yang digelar di Rumah Makan Saung Apung Bukateja, Selasa (27/5/2025).

Dalam kesempatan ini, PAIF PPPK Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Kantor Urusan Agama (KUA) Kaligondang Zaenal Muttaqin menyampaikan tausiyahnya tentang pentingnya menumbuhkan rasa syukur sebagai pondasi dalam menjalani kehidupan sosial.

Menurutnya, bahwa rasa syukur tidak hanya diekspresikan dalam kata-kata, tetapi juga ditunjukan lewat cara pandang dan sikap terhadap orang lain.

“Melihat teman dekat atau tetangga jangan iri, tapi ambillah hikmahnya. Itu salah satu bentuk syukur,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan kepada para Penyuluh Agama Islam agar terus haus ilmu. karena belajar adalah bentuk lain dari menghargai nikmat Allah
 
"Puas atau tidak, menuntut ilmu adalah kewajiban. Jangan berhenti belajar, karena di situlah kita menghargai nikmat Allah,” ujarnya penuh semangat.

Dewi Puji Utami saat menyampaikan ucapan perpisahan dan terimakasih serta permohonan maaf di acara Rakor dan Pertemuan Rutin dua bulanan Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) PPPK Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga di Rumah Makan Saung Apung Bukateja, Selasa (27/5/2025). (Foto: Imam edi Siswanto)

Sementara itu. acara tersebut juga menjadi momen haru dengan adanya perpisahan PAI Dewi Puji Utami yang akan menjalani penugasan baru sebagai CPNS Pranata Humas di BPJPH Pusat. 

Dalam kesempatanya, Dewi Puji Utami menyampaikan ucapan terimakasih dan permohonan maafnya kepada seluruh rekan kerja yang telah membersamai dalam tugas.
 
Para peserta memberikan apresiasi atas dedikasi Dewi selama ini, dan acara ditutup dengan doa dan harapan terbaik bagi Dewi Puji Utami, sekaligus membawa pulang pesan syukur dan semangat belajar kembali yang ditegaskan sebagai ruh dari tugas para Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat.

Dengan pesan syukur dan semangat menuntut ilmu, pertemuan kali ini menjadi lebih dari sekadar rutinitas, melainkan refleksi spiritual bagi para Penyuluh Agama Islam.(*)

Kontributor dan Editor: Imam Edi Siswanto

Senin, 26 Januari 2026

PAI KUA Pengadegan Jumanto, Tanamkan Karakter Mulia Sejak Dini di MIN 3 Purbalingga

PAI KUA Pengadegan, Jumanto, saat kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Purbalingga, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Selasa (20/1/2026) lalu.  (Foto: Jumanto)

Purbalingga–Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Purbalingga, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, menggelar kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Selasa (20/1/2026) lalu. 

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Karakter Mulia dengan Mengambil Hikmah Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW” sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia kepada peserta didik sejak usia dini. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/PENGADEGAN

Acara diawali dengan sambutan Kepala Madrasah MIN 3 Purbalingga, dilanjutkan sambutan dari H. Acmadi, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. Isra Mi’raj menjadi momentum reflektif untuk memperkuat karakter disiplin, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ibadah. 

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Purbalingga, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Selasa (20/1/2026) lalu.  (Foto: Jumanto)

Kegiatan ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Pengadegan
, Jumanto, S.Psi, yang dikenal sebagai pencerita inspiratif  dan akrab disapa Kak Jumbo. 

Dengan gaya penyampaian yang interaktif, komunikatif, dan penuh ekspresi, Kak Jumbo mengisahkan peristiwa Isra Mi’raj secara menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak. 

Suasana semakin hidup dengan adanya sesi tanya jawab serta pembagian hadiah bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan, sehingga menumbuhkan semangat belajar dan keberanian tampil.

Pada sesi penutup, seluruh siswa dan orang tua diajak untuk berdoa bersama dengan membaca Surat Ibrahim ayat 40, sebagai bentuk harapan dan doa agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang istiqamah dalam menjalankan ibadah salat.

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doa kami.”

Kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
 yang ikuti oleh siswa RA Diponegoro dan siswa MIN 3 Purbalingga, dewan guru, serta wali siswa RA Diponegoro ini, semakin semarak dengan penampilan bakat siswa MIN 3 Purbalingga yang menampilkan kreativitas dan potensi mereka di hadapan para hadirin.  ini berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh antusiasme. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai disiplin, cinta kasih, serta kemandirian dapat tertanam dalam kehidupan sehari-hari peserta didik, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah keluarga dan masyarakat.(*) 

Kontributor: Jumanto (PAI KUA Pengadegan)
Editor : Imam Edi Siswanto



Rabu, 16 April 2025

Kepala Kemenag Purbalingga Zahid Khasani: Haji Sekarang Harus Dipersepsikan Ringan, Mudah dan Dimudahkan

 

Kepala Kemenag Purbalingga H. Zahid Khasani saat menyampaikan materi BIMSIK Haji di ruang pertemuan MAN Purbalingga, Senin (14/4/2025) (FOTO: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga – Haji sekarang harus dipersepsikan ringan, mudah dan dimudahkan. Salah satu indikasinya adalah jemaah ingin kembali menunaikan ibadah umroh ataupun haji.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Zahid Khasani saat menyampaikan materi di acara Bimbingan Manasik (BIMSIK) Haji kepada 62 Calon Jemaah Haji (CJH) dari Kecamatan Kalimanah dan Bukateja, Senin (14/4/2025) di ruang pertemuan MAN Purbalingga.

“Haji itu mulai sekarang dibangun, dipersepsikan ringan, mudah dan diyakini bahwa haji itu ringan dan dimudahkan oleh Allah SWT, insyaallah pasti mudah,” ungkapnya.


Mengutip dari https://purbalingga.kemenag.go.id/, Ia sebelumnya menanyakan kepada sejumlah peserta Bimsik Haji, apakah berhaji itu mudah, ringan atau berat. Beberapa peserta pun menjawabnya beragam, ada yang mengatakan cukup berat dan berat dan sangat berat.

Dari hal itulah, Kepala Kankemenag Purbalingga memberikan motivasi kepada semua calon jemaah haji untuk mengubah persepsi atau cara pandangnya tentang haji, bahwa haji itu ringan mudah dan dimudahkan oleh Allah SWT.

 

Kepala Kemenag Purbalingga H. Zahid Khasani saat berdialog santai diacara BIMSIK Haji di ruang pertemuan MAN Purbalingga, Senin (14/4/2025) (FOTO: Imam Edi Siswanto)

Penyampaian materi di hari kelima yang dimoderatori oleh Rahyanto Dwi Nugroho PAI dari KUA Bukateja ini tampak komunikatifi, Kepala Kankemenag menyampaikan materi Hak dan Kewajiban Jemaah Haji dengan dialog yang cukup santai.

Selanjutnya di sesi ke 2 materi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit disampaikan oleh Devvy Herawati Silayuningsih dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga dimoderatori oleh Imam Edi Siswanto PAI KUA Kalimanah.

“Yang perlu dipahami jemaah mampu melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit dan mengetahui faktor risiko kesehatan. Hal tersebut meliputi Edukasi penyakit menular, Pengelolaan stress, Dehidrasi dan resikonya serta Edukasi Kesehatan ramah lansia”, jelas Dewy.

Sebagai informasi, Bimsik Haji untuk Titik Lokasi (tilok) 5 MAN Purbalingga dilaksanakan selama 6 hari sejak 8 – 15 April 2025 dengan diikuti oleh 62 orang calon jemaah haji reguler.

Dengan perincian peserta 46 peserta dari KUA Kalimanah dan 16 dari KUA Bukateja. Untuk tanggal 8 April semua peserta mengikuti acara pembukaan di Wisma Catering dan di hari Selasa, 25 April 2025 semua peserta mengikuti praktik manasik haji dan umrah di Sanggaluri Park Purbalingga.(*)

Jurnalis : Imam Edi Siswanto

Selasa, 27 Mei 2025

Ketua PD IPARI Purbalingga Khikam Aziz, Dorong Tim Efektif Medsos PAI Purbalingga Tingkatkan Kualitas Konten Positif

Ketua Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Purbalingga, Khikam Aziz (kanan) saat menyampaikan arahan di acara Rakor dan Pertemuan Rutin dua bulanan PAIF PPPK Kankemenag Purbalingga di Rumah Makan Saung Apung Bukateja, Selasa (27/5/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Ketua Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Purbalingga sekaligus Ketua Pengarah Tim Efektif Media Sosial Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama (Kankemnag) Purbalingga, Khikam Aziz mendorong agar TIM Efektif Media Sosial PAI Kankemenag Purbalingga, meningkatkan peran media sosial sebagai sarana strategis dalam menyebarkan informasi positif yang cepat dan akurat.

“Semoga Tim Efektif Medsos PAI bisa menjadi bagian dari SDM unggul yang menguatkan program-program di Kankemenag Purbalingga,” ujarnya penuh optimisme saat menyampaikan arahanya di acara Rakor dan Pertemuan Rutin dua bulanan Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) PPPK Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga yang digelar di Rumah Makan Saung Apung Bukateja, Selasa (27/5/2025).

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/05/makna-syukur-pai-kua-kialigondang.html

Menurutnya, ada tiga hal utama yang menjadi fokus penguatan tim media sosial, yaitu peningkatan kualitas konten informasi positif, muatan edukatif dalam setiap unggahan, serta peningkatan teknis penulisan agar pesan yang disampaikan lebih menarik dan tepat sasaran.

Tim Efektif Medsos diharapkan tidak hanya menjadi penggerak literasi digital keagamaan, tetapi juga motor penguat citra Kementerian Agama yang aktif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Foto bersama usai acara Rakor dan Pertemuan Rutin dua bulanan PAIF PPPK Kankemenag Purbalingga di Rumah Makan Saung Apung Bukateja, Selasa (27/5/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Dengan visi besar dan langkah konkret tersebut, Ketua Tim Media Sosial Kankemenag Purbalingga Imam Edi Siswanto menanggapi mengevaluasi TIM dan siap melakukan peningkatan keterampilan Tim.

“Tim Efektif Media Sosial Kankemenag Purbalingga melalui platform yang ada seperti blogspot, Instagram, Tiktok dan Youtube IPARI Purbalingga, insyaallah terus siap mengambil bagian dalam peta dakwah digital lokal, regional maupun nasional yang informatif, menginspirasi dan mengedukasi,” ucapnya.

Untuk itu, sambungnya Ia meminta Tim Media Sosial terus meningkatkan kemampuan atau keterampilan dalam menggali, mengolah dan mempublikasikan informasi positif melalui konten yang kreatif.

Ia juga mengapresiasi kinerja Tim Efektif Medsos yang dinilai sudah cukup kreatif, adaptif dan responsif terhadap konten yang diproduksi Tim.

“Penyuluh Agama Islam hari ini harus mampu menyampaikan nilai-nilai Islam dengan bahasa yang mudah diterima di media sosial. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi soal strategi dakwah yang menyentuh hati. Karena basik kepenyuluhan kita adalah di akar rumput” ujarnya.(*)

Kontributor dan Editor: Imam Edi Siswanto

Jumat, 06 Juni 2025

Meneladani Makna Idul Adha, Berkurban dan Semangat Kemanusiaan oleh Rahyanto DN

Design Grafis by IES

Hari ini, umat Islam di seluruh penjuru dunia bersatu dalam perayaan Idul Adha, hari raya penuh makna yang tidak hanya menandai ketaatan spiritual, tetapi juga menggugah kepekaan sosial kita sebagai sesama manusia.

Di waktu yang bersamaan, jutaan saudara kita yang sedang menunaikan ibadah haji kini berkumpul di Padang Arafah, menjalani wukuf, momen puncak dari perjalanan spiritual mereka.
 
Idul Adha bukanlah sekadar ritual tahunan. Ia adalah momen refleksi yang mendalam, yang mengajak kita untuk menengok kembali dua sisi ibadah dalam Islam, yakni dimensi vertikal yang menghubungkan manusia dengan Sang Khalik, dan dimensi horizontal yang menegaskan hubungan antarsesama manusia.

Dalam ibadah kurban, kita diajarkan lebih dari sekadar menyembelih hewan. Kita diajak untuk menyembelih egoisme, mengikis ketamakan, dan menumbuhkan empati.

Ajaran kurban adalah ajakan nyata untuk peduli, untuk hadir di tengah-tengah mereka yang hidup dalam kekurangan dan kesendirian. 
 
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/RAHYANTO%20DN

Islam, sebagai agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, menanamkan pesan kuat dalam ibadah kurban: bahwa pengabdian kepada Tuhan tak bisa dilepaskan dari kepedulian terhadap sesama.

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ

"Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah." (QS. Al-Kautsar [108]: 2)

Itulah makna yang terkandung dalam ayat Al-Kautsar, bahwa berkurban adalah bentuk ibadah yang menyatu antara cinta kepada Allah dan kasih kepada manusia.

Mari jadikan Idul Adha sebagai titik balik bagi kita semua, untuk memperkuat semangat kemanusiaan, memperluas rasa solidaritas, dan memperteguh niat untuk terus berbagi.

Karena pada akhirnya, esensi dari berkurban adalah tentang memberi, dan dalam memberi, kita menemukan kemuliaan sebagai manusia.

Selamat Idul Adha, Semoga semangat berkurban menuntun kita menjadi insan yang lebih peduli, lebih ikhlas, dan lebih manusiawi.(*)

Penulis: Rahyanto Dwi N (Penyuluh Agama Islam Kankemenag Purbalingga KUA Bukateja).
Editor: Imam Edi Siswanto 

Selasa, 29 April 2025

PAI Kemenag Purbalingga Aktif Layani Masyarakat di MPP Purbalingga

PAI Kankemenag Purbalingga KUA Pengadegan Munas Afifi aktif melayani masyarakat, Senin (28/4/2025). (Foto: Munas Afifi)

Purbalingga – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga Imam Edi Siswanto dari KUA Kalimanah dan Rahyanto Dwi Nugroho dari KUA Bukateja aktif melayani masyarakat, Selasa (29/4/2025).

Melalui jadwal piket yang terstruktur dari Kemenag Purbalingga di Mal Pelayanan Publik (MPP) Purbalingga, para petugas secara aktif hadir memberikan berbagai layanan keagamaan kepada masyarakat.

Kehadiran Kemenag di MPP ini, menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi, efisien dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/04/tiga-pesan-jaga-aqidah-silaturahim-dan.html

Setiap hari kerja, masyarakat dapat dengan mudah menjumpai petugas Kemenag di gerai MPP nomor 23 loket W. Mereka siap memberikan informasi dan konsultasi pengurusan dokumen terkait layanan keagamaan.

Beberapa layanan yang rutin diberikan antara lain informasi mengenai pendaftaran haji dan umrah, konsultasi pernikahan, informasi pendidikan keagamaan, hingga layanan terkait zakat, infaq dan wakaf.

“Kami melayani konsultasi haji, tamu dari Kecamatan Mrebet Ibu Anne” kata Munas Afifi PAI KUA Pengadegan yang bertugas pada Senin, (28/4/2025) kemarin.

Anne, mengaku mendapat pelayanan cukup baik dan memuaskan. ”Pelayanan sangat baik, membantu dan informasinya terbuka,” akunya dalam catatan buku kunjungan MPP Purbalingga loket 23 Kankemenag Purbalingga.

PAI Kankemenag Kabupaten Purbalingga KUA Kalimanah Imam Edi Siswanto dan KUA Bukateja Rahyanto Dwi Nugroho saat bertugas di MPP Purbalingga, Selasa (29/4/2025).

Kehadiran petugas yang ramah dan responsif ini disambut baik oleh masyarakat yang merasa terbantu dengan kemudahan akses layanan di satu lokasi. Info lanjut kunjungi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Online (PTSP Online) https://ptsp.kemenagpurbalingga.id/.

Keterlibatan aktif petugas Kemenag di MPP merupakan upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Hal ini juga menjadi sarana bagi para petugas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami kebutuhan mereka, dan memberikan pelayanan yang lebih personal.

Sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga melalui MPP ini diharapkan dapat menjadi kontribusi positif bagi Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan.

Keberadaan gerai pelayanan Kemenag di MPP Purbalingga bukan hanya sekadar memberikan kemudahan administratif, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang positif antara masyarakat dan pemerintah.

Petugas Kemenag yang bertugas tidak hanya memberikan layanan formal, tetapi juga membuka diri untuk berdiskusi dan memberikan pemahaman terkait isu-isu keagamaan.

Kolaborasi ini, semakin memperkuat citra Kemenag sebagai lembaga yang dekat dengan masyarakat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sebagai informasi, sekilas tentang MPP kabupaten Purbalingga bahwa MPP dirancang oleh KemenPANRB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) sebagai bagian dari perbaikan menyeluruh dan transformasi tata kelola pelayanan publik.

Menggabungkan berbagai jenis pelayanan pada satu tempat, penyederhaan dan prosedur serta integrasi pelayanan pada Mal Pelayanan Publik akan memudahkan akses masyarakat dalam mendapat berbagai jenis pelayanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara pelayanan publik. Informasi lanjut klik https://mpp.purbalinggakab.go.id/web.(*)

Kontributor: Imam Edi Siswanto

Sabtu, 08 Maret 2025

Jemput Bola, PAI KUA Kalimanah Sampaikan Informasi Zakat di MIM Kedungjati

PAI KUA Kalimanah, Azizah Dwi Purba (kiri) bersama Kepala MIM Kedungjati, Bukateja, Purbalingga, saat menyampaikan  informasi tentang zakat, di MIM Kedungjati, Jumat (07/03/2025). (FOTO: Azizah Dwi Purba)


Purbalingga-Penyuluh Agama Islam KUA (Kantor Urusan Agama) Kalimanah, Azizah Dwi Purba berkunjung ke Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kedungjati, Bukateja, Purbalingga, Jawa Tengah untuk menyampaikan  informasi tentang zakat, Jumat (07/03/2025).

BACA:  https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/03/warga-bertanya-tentang-informasi-haji.html

Dalam kunjungannya, disampaikan tentang besaran nilai zakat fitrah untuk wilayah Purbalingga berdasarkan SK Ketua Baznas No. 342 Tahun 2025.

"Berdasarkan SK Ketua Baznas No. 342/BAZNAS-PBG/III/2025 Tentang Zakat Fitrah dan Fidyah untuk wilayah Purbalingga ditetapkan bahwa zakat fitrah jenis beras kualitas sedang/IR 64 seberat 3 kilogram (kg) senilai Rp. 42.000 Sedangkan untuk fidyah sebesar Rp. 39.000 per jiwa per hari," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala MIM Kedungjati, Titi Isnaeni menghubunginya untuk berkonsultasi tentang besaran zakat fitrah via WhatsApp.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/02/lima-pesan-pai-kua-kalimanah-azizah-dp.html

“Informasi ini dibutuhkan karena MIM Kedungjati berencana akan mengadakan zakat fitrah di Madrasah. Hal ini bertujuan agar siswa mengetahui dan memahami tata cara membayar zakat fitrah,” katanya.(*)

Kontributor : Azizah Dwi Purba/Penyuluh Agama Islam KUA Kalimanah.

Editor: Nia Melawati, IES.

Kamis, 04 Desember 2025

Penguatan Koordinasi PAI Purbalingga: Persiapan Rakor dan Pertemuan IPARI Barlingmascap

 

PAI Kankemenag Purbalingga Angkatan 2023, foto bersama usai pertemuan rutin di kediaman Fitriana Pusporini, Desa emuruh, Kecamatan Padamara, Rabu (3/12/2025). (Foto: Wiwit Aryati)

Purbalinga-Pertemuan rutin Penyuluh Agama Islam (PAI) PPPK Angkatan 2023 kembali digelar pada Rabu, 3 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Fitriana Pusporini, Desa Gemuruh, Kecamatan Padamara, bertempat di PP Sunan Gringsing. Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi serta menyelaraskan rencana program kerja ke depan.

Fokus utama pertemuan kali ini adalah membahas agenda terkait Rapat Koordinasi (Rakor) dan pertemuan IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) Barlingmascap yang mencakup wilayah Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di Banjarnegara pada 16 Desember 2025 mendatang, sehingga diperlukan persiapan yang matang dari setiap penyuluh. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/11/pertemuan-rutin-penyuluh-agama-islam.html

Dalam penyampaian hasil rapat pengurus IPARI, terdapat beberapa poin penting yang menjadi perhatian. Pertama, adanya permintaan data program inovasi layanan penyuluh agama atau inventarisasi kegiatan yang telah dilaksanakan di masing-masing KUA. 

PAI Kankemenag Purbalingga, Artanti Laili Zulaiha saat memimpin Rakor rutin PAI Angkatan 2023, di kediaman Fitriana Pusporini, Desa emuruh, Kecamatan Padamara, Rabu (3/12/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Program tersebut meliputi MPO SINTA, GULA JAWA, serta berbagai inovasi lainnya yang menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan keagamaan di masyarakat. Selain itu, evaluasi program kerja (proker) IPARI juga menjadi bagian penting dalam membangun perbaikan dan keberlanjutan kegiatan organisasi.

Pembahasan kemudian berlanjut pada agenda Rakor Karesidenan Banjarnegara. Pertemuan tersebut rencananya akan diikuti oleh PAIF PNS dan PAIF PPPK Angkatan 2023. Kegiatan puncak akan dilaksanakan di Banjarnegara, sekaligus menjadi momentum untuk merancang agenda bersama di tahun mendatang. 

Suasana Rakor rutin PAI Angkatan 2023, di kediaman Fitriana Pusporini, Desa emuruh, Kecamatan Padamara, Rabu (3/12/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Di antara rencana kegiatan tersebut adalah penyelenggaraan PORSENI yang diadakan setahun sekali, serta opsi kegiatan lain yang disepakati bersama untuk meningkatkan kebersamaan dan pengembangan kompetensi para penyuluh.

Adapun teknis pemberangkatan menuju Rakor masih bersifat fleksibel, yakni dapat dilakukan secara mandiri maupun berkelompok sesuai kesepakatan peserta. 

Kemudian, rencana mengikuti Silatnas pada 13 Desember 2025 yang diwakilkan oleh Tauffikur Rohman PAI Angkatan 2023 dan 1 orang perwakilan dari PAI Angkatan 2025.

Melalui pertemuan ini, para Penyuluh Agama Islam PPPK 2023 berharap koordinasi semakin solid dan agenda besar seperti Rakor serta pertemuan IPARI Barlingmascap dapat berjalan sukses. Hal ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan penyuluhan agama bagi masyarakat.

Acara yang dibuka oleh, Siti Ubaidah sebagai MC dan Artanti laili Zulaiha sebagai  koordinator acara ini, berjalan dengan kekeluargaan. Dan pertemuan berikutnya, insyaallah akan dilaksanakan di kediaman Azizah Dwi Purba di Bukateja.(*)

Kontributor: Artanti laili Zulaiha
Editor: Imam Edi Siswanto 

Jumat, 02 Mei 2025

Khutbah Jumat, Halal Bi Halal Media Rekonsiliasi

Design grafis by IES

Halal Bi Halal: Media Rekonsiliasi
Purbalingga-Dalam suasana pasca Idul fitri yang penuh dengan semangat silaturahmi, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga KUA Bukateja Rakhyanto Dwi Nugroho memberikan Khutbah Jumat dengan tema "Halal Bi Halal Media Rekonsiliasi", di Masjid Al Fadlilah Cipaku Kecamatan Mrebet, Jumat (4/4/2025) lalu.

Dalam khutbahnya, Ia menekankan pentingnya tradisi Halal Bi Halal sebagai sarana mempererat hubungan antar individu, memperbaiki komunikasi yang sempat renggang, serta memperkuat nilai persaudaraan dalam masyarakat.

"Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum spiritual dan sosial yang sangat bernilai. Ia menjadi jembatan rekonsiliasi baik dalam keluarga, masyarakat, maupun bangsa," ungkapnya di hadapan jamaah.

Dalam khutbahnya, Ia juga menyoroti pentingnya memaafkan dan membuka ruang dialog antar warga sebagai langkah nyata menjaga kerukunan. 


Berikut materi khutbah jumat yang diolah dari Nidaul Ummah, PCNU Bantul, Yogyakarta. 
 
Khutbah I
الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ القَائِلِ فِي كِتَابِهِ الكَرِيمِ

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْاۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ".

وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلى اٰلِه وَأَصْحَابِه وَالتَّابِعِيْنَ.

أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَه لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. أَمَّا بَعْدُ

فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اوصينى واياكم بتقوى الله. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ


Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah- perintahNya dan menjauhi larangan-Nya. Dengan harapan semoga kita senantiasa mendapat rahmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Telah menjadi tradisi dan kebiasaan yang sangat baik dimasyarakat kita bahwa setiap bulan Syawal melakukan halal bihalal, saling memaafkan, dan bersilaturrahim. Kebiasaan ini kita jadikan sebagai momentum untuk rekonsiliasi dan merekatkan kembali persaudaraan diantara kita. Firman Allah :

۞ وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ

Artinya “Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga (yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa” (QS.Ali Imran : 133).

Tradisi halal bihalal, ini substansinya merupakan media protektif bagi amal ibadahnya. Ini merujuk hadits Imam Muslim sebagai berikut :

Nabi pernah bersabda: “Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?” tanya Rasulullah kepada para sahabat. Para sahabat lalu menjawab, “Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta benda”.

Rasulullah lalu bersabda, “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat. Namun dia juga datang dengan membawa dosa kezaliman. 
 
Dia pernah mencerca si ini, menuduh tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si Anu, menumpahkan darah orang ini dan memukul orang itu. Maka sebagai tebusan atas kezalimannya itu, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini, si anu dan si itu. 
 
Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi-bagikan kepada orang-orang yang dizaliminya sementara belum semua kezalimannya tertebus, diambillah kejelekan/ kesalahan yang dimiliki oleh orang yang dizaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam neraka.” (HR. Muslim) .

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Wusana kata semoga Allah melimpahkan rahmat dan hidayahNya pada kita semua, dan seluruh amal ibadah kita di bulan Ramadhan lalu diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan hidayahNya pada kita semua, dan seluruh amal ibadah kita di bulan Ramadhan lalu diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَاِن الرَّ جِيْمِ . ِبسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّ حِيْمِ
 
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ ۝١ مَلِكِ النَّاسِۙ ۝٢ اِلٰهِ النَّاسِۙ ۝٣ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ ۝٤ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ ۝٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِࣖ ۝٦
 
بَارَكَ اللَّهُ لِىْ وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِيْ وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلاَيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ مِنِّى وَاِيَّاكُمْ تِلاَ وَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ

Khutbah II

الْحَمْدُ لِلّٰهِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ بنِ عَبدِ الله وَعَلى اٰلِه وَأَصْحَابِه وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلى يَوْمِ القِيَامَة.

أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ أَمَّا بَعْدُ

فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ المُسلِمُونَ. اوصينى واياكم بتقوى الله اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ. وَاعلَمُوا إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَواْ وَّٱلَّذِينَ هُم مُّحْسِنُونَ.

قَالَ تَعاَلى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيّ يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ

اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ.

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ

رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ

عِبَادَاللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُم بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبى وَيَنْهى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلى نِعَمِه يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر

Editor: Imam Edi Siswanto

Sabtu, 14 Maret 2026

Pemudik Lebaran Silahkan Beristirahat, KUA Kalimanah Telah Siapkan Masjid At Taqwa sebagai Masjid Ramah Pemudik 2026

Sebuah baner berisi informasi tempat untuk beristirahat bagi para pemudik di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh, Jalan Mayjen Sungkono, Kalimanah, Purbalingga, Juamat (13/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Kantor Urusan Agama Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, menyatakan kesiapan untuk menyukseskan program Masjid Ramah Pemudik 2026 yang dipusatkan di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah.

Masjid tersebut dipilih karena lokasinya strategis, berada di jalur lintas antar kabupaten dan antar provinsi sehingga berpotensi menjadi tempat singgah bagi para pemudik.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/03/pai-kankemenag-purbalingga-pantau.html 

Kepala Kantor Urusan Agama Kalimanah, Kholidin, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pengurus takmir masjid untuk kesiapan program tersebut.

Menurutnya, seluruh staf dan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kalimanah telah disiapkan untuk melakukan pemantauan sekaligus memberikan pelayanan kepada para pemudik yang singgah selama arus mudik Lebaran 2026.

Kepala KUA Kalimanah, Kholidin saat meninjau kesiapan Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh untuk program Masjid Ramah Pemudik tahun 2026, Jumat (13/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

“Insyaallah kami siap memantau para pemudik yang singgah atau beristirahat di Masjid Ramah Pemudik di wilayah Kalimanah, khususnya di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh,” kata Kholidin usai berkoordinasi dengan takmir masjid beberapa waktu lalu.

Sementara itu, salah satu Penyuluh Agama Islam Kalimanah, Imam Edi Siswanto, menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, situasi di sekitar masjid yang berada di Jalan Mayjen Sungkono, Kalimanah, pada Jumat dan Sabtu (13–14 Maret 2026) masih terbilang normal.

Dikatakan Imam, bahwa penunjuk arah serta informasi mengenai masjid ramah pemudik telah dipasang di sejumlah titik strategis guna memudahkan para pemudik menemukan lokasi masjid.

PAI KUA Kalimanah lainnya, Pujianto, menambahkan bahwa operasional layanan Masjid Ramah Pemudik akan berlangsung mulai H-4 hingga H+4 Lebaran sesuai penanggalan nasional. Meski demikian, jika lebih awal sudah ada pemudik yang singgah, pihak pengelola tetap akan memberikan pelayanan.

“Untuk efektivitas pelayanan, pengunjung Masjid Ramah Pemudik juga dapat memberikan testimoni atau laporan kunjungan. Kami telah menyiapkan link laporan serta barcode yang bisa dipindai oleh para pemudik,” jelasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani (Nomor lima dari Kanan) saat menyerahkan T'shirt dan penyerahan paket bingkisan kepada pengelola masjid At Taqwa di halaman masjid setempat disaksikan oleh Kepala KUA Kalimanah, Kholidin (paling kanan), Jumat (13/3/2026). (Foto: MA Zaenal Abidin)

Sebelumnya, pada Jumat (13/3/2026), Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Polres Purbalingga, Dinas Perhubungan Kabupaten Purbalingga, BAZNAS Purbalingga, serta Bank Syariah Indonesia melakukan peninjauan kesiapan program Masjid Ramah Pemudik Idulfitri 1447 H/2026 M di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan paket bingkisan kepada pengelola masjid sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan dukungan dari KUA Kalimanah serta takmir Masjid At Taqwa dalam menyukseskan program tersebut.

PAI KUA Kalimanah, Mughofar, Zamroni Irham dan Pujianto bersama marbot masjid At Taqwa saat memasang baner Masjid Ramah Pemudik di halaman masjid setempat, Kamis (12/3/2026). (Foto: MA Zaenal Abidin)

Sebagai informasi, sebanyak 11 masjid di Kabupaten Purbalingga telah ditetapkan sebagai posko Masjid Ramah Pemudik, yaitu Masjid Uswatun Khasanah Jalan Pandjaitan Purbalingga, Masjid Al Hasanah Tlahab Lor Karangreja, Masjid An Nahdiyah Bobotsari, Masjid Cheng Hoo Mrebet.

Kemudian Masjid Darunnajaa Bojongsari, Masjid Baitul Muttaqiin Padamara, Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah, Masjid Nurul Falah Kemangkon, Masjid At Taqwa Bakulan, Masjid Nurul Falah Bukateja, serta Masjid Al Iftitah Toyareja.

Program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik untuk beristirahat sekaligus beribadah selama perjalanan menuju kampung halaman.

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Pujianto dan MA Zaenal Abidin: Silaturahmi Menguat, Kedamaian Rumah Menjadi Fondasi Masyarakat

PAI Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Pujianto dan Moh Agus Zaenal Abidin, dalam program Lentera Hati yang disiarkan melalui LPPL Gem...