Kamis, 19 Februari 2026

Pesan Ramadhan PAI KUA Kalimanah untuk Santri: Rajin, Jujur, dan Hormat Orang Tua

PAI KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto, saat memberikan motivasi kepada para santri TPQ Nurul Iman Penaruban di Mushala Al Haq, Selasa (16/2/2026) sore lalu. (Foto: Tyas)

Purbalingga-Suasana penuh semangat dan kebahagiaan mewarnai hari menyambut Ramadhan 1447 H di Mushala Al Haq pada Selasa (16/2/2026) sore lalu. Di hadapan para santri TPQ Nurul Iman Penaruban, PAI KUA Kalimanah, yang sekaligus Kepala TPQ Nurul Iman Penaruban, Imam Edi Siswanto, hadir memberikan motivasi yang menyejukkan hati. 

Menurutnya, momentum awal Ramadhan ini dijadikan sebagai penguat tekad atau niat karena Allah untuk menyambut bulan suci dengan hati yang gembira dan penuh harapan.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/IMAM%20EDI%20SISWANTO

PAI KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto, saat memberikan motivasi kepada para santri TPQ Nurul Iman Penaruban di Mushala Al Haq, Selasa (16/2/2026) sore lalu. (Foto: Tyas)

Dalam pesannya dengan bahasa sederhana dan diselingi kisah para Nabi yang inspiratif, Imam Edi Siswanto mengajak para santri untuk merasa senang dan bangga karena dipertemukan kembali dengan bulan mulia yang penuh rahmat, berkah, dan ampunan. 

"Untuk anak-anakku semua, bahwa Ramadhan itu mengajarkan kita untuk menahan makan dan minum, tetapi juga kesempatan kita semua untuk belajar dan memperbaiki diri serta meningkatkan iman sejak usia anak-anak," katanya disambut jawaban semangat anak-anak. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/KALIMANAH 

PAI KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto, saat memberikan motivasi kepada para santri TPQ Nurul Iman Penaruban di Mushala Al Haq, Selasa (16/2/2026) sore lalu. (Foto: Tyas)

Ia juga memberikan apresiasi kepada anak-anak yang mulai belajar menahan makan dan minum. Menurutnya, itu adalah langkah awal yang sangat baik. 

Namun, perjuangan tidak berhenti di situ. Para santri diajak melanjutkan latihan dengan belajar menahan diri dari perilaku nakal dan kebiasaan berbohong, serta membiasakan berkata jujur dalam kehidupan sehari-hari.

Para santri TPQ Nurul Iman Penaruban pada acara silaturahmi menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H di Mushala Al Haq, Selasa (16/2/2026) sore lalu. (Foto: Tyas)

Di akhir motivasinya, Ia memberikan satu kuis dan hadiah kepada santri sebagai berpesan agar para santri semakin rajin belajar, taat beribadah, serta menghormati orang tua dan para ustadz. 

Dengan semangat Ramadhan, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi juga kuat iman dan indah akhlaknya.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto 

Sinergi KUA dan SMAN 1 Padamara Semarakkan Amaliah Ramadhan 1447 H

Guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 1 Padamara, Muflikhudin (berkopiah), saat menjelaskan rencana kegiatan Amaliah Ramadhan 1447 H kepada Penyuluh Agama Islam di KUA Padamara, Kamis  (19/02/2026). (Foto: Siti Ubaidah).

Purbalingga-Semangat menyambut Ramadhan 1447 Hijriyah diwujudkan melalui sinergi pendidikan dan dakwah, yakni Kantor Urusan Agama Padamara dengan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA Negeri 1 Padamara-Purbalingga, Muflikhudin, Kamis (19/2/2026).

Kunjungan guru PAI SMAN 1 Padamara tersebut, dalam rangka koordinasi pelaksanaan program Amaliah Ramadhan 1447 H bagi para siswa. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/PADAMARA

Dari hasil pertemuannya tersebut menghasilkan kesepakatan kolaborasi antara PAI KUA Padamara, sebagai pemateri dalam menguatkan pemahaman keislaman, pembiasaan ibadah, serta pembentukan akhlakul karimah di kalangan pelajar.

“Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 23 Februari hingga 3 Maret 2026, dengan partisipasi siswa kelas X dan XI,” ucap Muflikhudin.

Pelaksanaan program dipusatkan, sambungnya, akan dipusatkan di Masjid Baitul Hikmah komplek SMAN 1 Padamara, sehingga suasana pembelajaran diharapkan lebih khusyuk, religius, dan reflektif. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/Siti%20Ubaidah

Menurut Muflikhudin, kolaborasi dengan para penyuluh memberi warna pembelajaran yang lebih hidup karena siswa mendapatkan perspektif langsung dari praktisi dakwah di masyarakat.

Sementara itu PAI KUA Padamara, Siti Ubaidah mengatakan bahwa Ramadhan merupakan momentum emas pendidikan spiritual generasi muda. 

 Guru PAI SMA N 1 Padamara, Muflikhudin,(nomor 3 dari kanan) di dampingi para Penyuluh Agama Islam KUA Padamara, dari kiri, Yeni Nur Asiah, Siti Ubaidah, Novi Anggriawan Wijonarko, Imron Rosyadi dan Aziz Fahrurridlo foto bersama di halaman KUA Padamara, Kamis (19/02/2026). (Foto: Siti Ubaidah)

Amaliah Ramadhan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sarana menanamkan iman, memperindah akhlak, dan menumbuhkan kesadaran beribadah sejak dini.

“Kami siap mendampingi siswa agar nilai-nilai Islam tidak hanya dipahami, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Pihak sekolah menyambut baik sinergi ini dan berharap kehadiran penyuluh mampu menghadirkan materi keagamaan yang kontekstual, aplikatif, serta mudah dipahami siswa.

Kerja sama antara KUA Padamara dan SMA Negeri 1 Padamara sendiri bukan kali pertama terjalin. Berbagai kegiatan pembinaan keagamaan sebelumnya telah berjalan harmonis.

Melalui kolaborasi lanjutan ini, diharapkan Amaliah Ramadhan tahun ini tidak hanya sukses secara pelaksanaan, tetapi juga memberi dampak nyata dalam membentuk karakter religius, disiplin ibadah, dan kepedulian sosial peserta didik.(*)

Kontributor: Siti Ubaidah (PAI KUA Padamara)
Editor: Imam Edi Siswanto

Pesan Ramadhan PAI KUA Kalimanah untuk Santri: Rajin, Jujur, dan Hormat Orang Tua

PAI KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto, saat memberikan motivasi kepada para santri TPQ Nurul Iman Penaruban di Mushala Al Haq, Selasa (16/2...