Jumat, 13 Maret 2026

PAI KUA Kalimanah di Jumpa Ramadhan Kecamatan: Puasa Ramadhan Momentum Memperkuat Integritas dan Amanah

Dari Kiri, PAI KUA Kalimanah, Imam Edi SiswantoCamat Kalimanah, Karseno, Kaplosek Kalimanah, AKP Mubarok,  dan wakil Danramil Kalimanah pada acara Jumpa Ramadhan Kecamatan Kalimanah di aula kantor setempat, Jumat (13/3/2026). (Foto: Amin Muakhor)
Purbalingga–Dalam kultumnya, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto. menyampaikan pesan bertema “Ramadhan sebagai Momentum Memperkuat Integritas dan Amanah.” Menurutnya pesan tersebut dinilai sangat relevan dengan kehadiran para pemangku kebijakan dan tokoh masyarakat yang memiliki tanggung jawab besar dalam pelayanan publik.

Kegiatan yang dihadiri Camat Kalimanah, Karseno, Danramil Kalimanah, Kapten Infanteri Walyadi, Kaplosek Kalimanah, AKP Mubarok, Kepala Desa Se Kecamatan Kalimanah dan tokoh masyarakat, tampak penuh khidmat mewarnai kegiatan Jumpa (Jumat Pagi) Ramadhan yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jumat (13/3/2026). 


Dalam penyampaiannya, ia mengawali dengan mengingatkan kembali tujuan utama ibadah puasa sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).
PAI KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto (Kiri) saat acara Jumpa Ramadhan Kecamatan Kalimanah di aula kantor setempat, Jumat (13/3/2026). (Foto: Azizah Dwi Purba)
Ayat tersebut menegaskan bahwa puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai sarana membentuk pribadi yang bertakwa.

“Salah satu tanda ketakwaan adalah memiliki integritas dan menjaga amanah,” katanya di hadapan para peserta.

Ia menjelaskan bahwa puasa merupakan ibadah yang sangat unik karena sangat bergantung pada kejujuran pribadi seseorang. Tidak ada manusia lain yang benar-benar mengetahui apakah seseorang benar-benar berpuasa atau tidak. Namun karena keyakinan kepada Allah SWT, seorang muslim tetap menjaga puasanya dengan sungguh-sungguh.

“Di sinilah puasa melatih integritas. Integritas adalah kesesuaian antara perkataan, perbuatan, dan nilai yang kita yakini. Apa yang kita lakukan ketika tidak ada orang yang melihat, itulah ukuran integritas kita,” ungkapnya.
Suasana acara Jumpa Ramadhan Kecamatan Kalimanah di aula kantor setempat, Jumat (13/3/2026). (Foto: Azizah Dwi Purba)
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa Ramadhan mengajarkan setiap manusia untuk selalu sadar bahwa Allah SWT senantiasa melihat segala perbuatan.

Oleh karena itu, siapa pun yang diberi amanah, baik sebagai pemimpin, aparatur pemerintahan, tokoh masyarakat, maupun sebagai anggota masyarakat, harus menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat rasa tanggung jawab terhadap amanah yang diemban.

Ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”

Menurutnya, amanah jabatan, amanah tugas, dan amanah kepercayaan masyarakat pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan Ramadhan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya dengan bersikap jujur dalam bekerja, ikhlas dalam melayani masyarakat, adil dalam mengambil keputusan, serta menjaga kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.

Suasana acara Jumpa Ramadhan Kecamatan Kalimanah di aula kantor setempat, Jumat (13/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)
Jika nilai-nilai Ramadhan benar-benar kita hayati, insyaAllah bukan hanya kualitas ibadah kita yang meningkat, tetapi juga kualitas kehidupan masyarakat akan menjadi lebih baik, lebih harmonis, dan penuh keberkahan,” harapnya.

Kultum tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan keberkahan bagi para pemimpin, masyarakat Kecamatan Kalimanah, serta kemajuan Kabupaten Purbalingga.

Dalam doanya, ia memohon kepada Allah SWT agar seluruh pemimpin dan aparatur yang mengemban amanah diberikan kekuatan, kebijaksanaan, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

Ia juga memohon agar Kecamatan Kalimanah dan Kabupaten Purbalingga senantiasa menjadi daerah yang aman, tenteram, penuh persaudaraan, serta dilimpahi keberkahan.

Kegiatan Jumpa Ramadhan yang dihadiri juga oleh PAI KUA Kalimanah, Azizah Dwi Purba dan Staff KUA Kalimanah, Amin Muakhor ini, menjadi momentum yang tidak hanya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga mengingatkan kembali pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan amanah, terlebih di bulan suci Ramadhan yang penuh hikmah.

Dengan pesan-pesan yang disampaikan, diharapkan Ramadhan benar-benar menjadi madrasah kehidupan yang membentuk pribadi-pribadi yang amanah, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto 

PAI KUA Karangreja Jadi Rohaniawan dan Tausiyah Pada Pelantikan Mutasi Jabatan Perangkat Desa Siwarak, Ini Pesanya

PAI KUA Karangreja, Sayono (berbaju batik) saat menjadi rohaniawan dalam prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan perangkat Desa Siwarak hasil mutasi jabatan di Aula Balai Desa Siwarak, Kamis (12/3/2026)  (Foto: Saryono)

Purbalingga-Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor urusan Agama (KUA) Kecamatan Karangreja, Sayono berkesempatan menjadi rohaniawan, memimpin doa dan menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) dalam prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan Perangkat Desa Siwarak hasil mutasi jabatan di Aula Balai Desa Siwarak, Kamis (12/3/2026) kemarin.

Menurutnya, dalam pelantikan yang dihadiri oleh unsur Forkompimcam Karangreja, di antaranya Camat Karangreja Supriyanti, Kapolsek Karangreja Arisno, Pj Kepala Desa Siwarak Suparno, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), seluruh perangkat desa, serta tamu undangan lainnya, terdapat tiga perangkat desa yang mengalami mutasi jabatan setingkat sebagai bagian dari penyegaran organisasi pemerintahan desa, yaitu:

1. Sabto Bayu Aji, yang sebelumnya menjabat Kaur Keuangan, dilantik menjadi Kaur Perencanaan.
2. Tarsidi, yang sebelumnya menjabat Kaur Perencanaan, dilantik menjadi Kasi Kesejahteraan.
3. Dasmun, yang sebelumnya menjabat Kasi Kesejahteraan, dilantik menjadi Kaur Keuangan.

Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan kultum singkat yang disampaikan oleh Saryono. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa setiap jabatan adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, baik di hadapan masyarakat maupun di hadapan Allah SWT. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/KARANGREJA

PAI KUA Karangreja, Sayono (kanan) pada acara prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan perangkat Desa Siwarak hasil mutasi jabatan di Aula Balai Desa Siwarak, Kamis (12/3/2026)  (Foto: Saryono)

“Untuk itu, jaga dan tunaikan amanah sebaik-baiknya,” pesanya kepada perangkat Desa Siwarak yang baru saja dilantik.

Ia juga mengaitkan amanah jabatan dengan ibadah puasa yang sedang dijalankan, di mana puasa menjadi sarana untuk melatih kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kehidupan.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat penting dimiliki oleh seorang pemimpin maupun aparatur pemerintah agar mampu menjalankan amanah dengan baik.

Sementara itu, dalam acara sambutan, Pj Kepala Desa Siwarak, Suparno, menegaskan bahwa jabatan yang diemban oleh perangkat desa merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada perangkat desa bukan sekadar penempatan jabatan, tetapi juga bentuk harapan masyarakat agar pemerintahan desa dapat berjalan dengan baik.

Suparno berharap para perangkat desa yang dilantik mampu bekerja secara profesional, disiplin, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dalam bekerja demi kemajuan Desa Siwarak.

Camat Karangreja, Supriyanti, dalam sambutannya juga menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ia mengingatkan bahwa dalam kehidupan beragama terkadang terdapat perbedaan pandangan, termasuk dalam penentuan 1 Syawal 1447 H. Namun demikian, perbedaan tersebut tidak seharusnya menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan merupakan kunci utama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Karangreja, Arisno, menyampaikan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menekankan bahwa Desa Siwarak dikenal sebagai salah satu desa wisata, sehingga situasi yang aman dan kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan desa.

Kata dia, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat harus terus dijaga agar lingkungan tetap aman dan nyaman.

Dengan dilaksanakannya pelantikan ini, diharapkan para perangkat desa yang dimutasi dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta membawa semangat baru bagi pembangunan dan kemajuan Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja.(*)

Kontributor : Saryono (Penyuluh Agama Islam KUA Karangreja)
Editor: Imam Edi Siswanto

PAI KUA Kalimanah di Jumpa Ramadhan Kecamatan: Puasa Ramadhan Momentum Memperkuat Integritas dan Amanah

Dari Kiri,  PAI KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto ,  Camat Kalimanah, Karseno,  Kaplosek Kalimanah, AKP Mubarok,   dan  wakil Danramil Ka...