Minggu, 08 Februari 2026

Sinergi PAI KUA Kemangkon dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an, Perkuat Gerakan Berantas Buta Huruf Al-Qur’an

Pemateri utama Kiai Hasan Basri (kiri) dan PAI KUA Kemangkon Ngatour Rokhman pada kegiatan Bimbingan Baca Tulis Al-Qur’an menggunakan metode Yanbu’a di Aula Atas Angin Kecamatan Kemangkon, Ahad (08/02/2026).(Foto: Ngatour Rokhman)

Purbalingga-Dalam rangka ikhtiar pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kemangkon bersinergi dengan Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Purbalingga dan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Kemangkon menggelar kegiatan bimbingan baca tulis Al-Qur’an menggunakan metode Yanbu’a di Aula Atas Angin Kecamatan Kemangkon, Ahad (08/02/2026).

Sebagai pemateri utama dalam bimbingan belajar tersebut menghadirkan Kiai Hasan Basri, Pengasuh Pondok Pesantren Al Itqon Jambudesa Karanganyar. Dan diikuti oleh 90 peserta dari berbagai unsur pendidik, meliputi guru TPQ, guru Madrasah Diniyah (Madin), guru PAUD, RA, BA, guru MI, serta guru MTs se-Kecamatan Kemangkon. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/KEMANGKON

Dalam paparannya, Kiai Hasan Basri menegaskan pentingnya penguasaan metode yang tepat dan berkesinambungan dalam pembelajaran Al-Qur’an, khususnya metode Yanbu’a yang menekankan ketepatan makharijul huruf, kefasihan, dan kelancaran bacaan. 

Peserta Bimbingan Baca Tulis Al-Qur’an menggunakan metode Yanbu’a di Aula Atas Angin Kecamatan Kemangkon, Ahad (08/02/2026).(Foto: Ngatour Rokhman)

Salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kemangkon, Ngatour Rokhman dalam keterangannya mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini adalah ikhtiar kolektif untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kapasitas para guru Al-Qur’an. Kami berharap sinergi antara KUA, Badko LPQ, dan FKDT ini menjadi gerakan berkelanjutan dalam membumikan Al-Qur’an di Kecamatan Kemangkon,” katanya.

Ia menambahkan, para pendidik memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru melalui bimbingan dan pendampingan menjadi hal yang sangat penting. 

Suasana Bimbingan Baca Tulis Al-Qur’an menggunakan metode Yanbu’a di Aula Atas Angin Kecamatan Kemangkon, Ahad (08/02/2026).(Foto: Ngatour Rokhman)

Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi, praktik langsung pembelajaran metode Yanbu’a, hingga diskusi interaktif. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya semangat para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di lembaga masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat literasi Al-Qur’an dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an secara lebih luas di Kecamatan Kemangkon, sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang religius, moderat, dan berakhlak mulia.(*) 

Kontributor/Foto: Ngatour Rokhman
Editor: Wiwit Aryati dan Imam Edi Siswanto

Jumat, 06 Februari 2026

IPARI Purbalingga Matangkan Rencana Raker 2026, Perkuat Program Penyuluhan yang Berdampak bagi Umat

Ketua PD IPARI Kabupaten Purbalingga, Khikam Aziz (kanan) di damping Sekretaris, Edi Rudjito saat menyampaikan arahan rencana program Raker IPARI Tahun 2026 di Sekretariat IPARI Kecamatan Mrebet, Kamis (6/2/2026). (Foto: Wiwit Aryati)

Purbalingga-Pengurus Daerah (PD) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Purbalingga menggelar musyawarah persiapan Rapat Kerja (Raker) IPARI Tahun 2026 di Sekretariat IPARI Kecamatan Mrebet, Kamis (6/2/2026) kemarin.

 

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam merumuskan arah kebijakan serta menyusun kerangka program kerja IPARI agar lebih terencana, relevan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Musyawarah tersebut diikuti oleh jajaran pengurus PD IPARI Kabupaten Purbalingga dengan suasana penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan penyuluhan agama. Dalam forum ini, para pengurus membahas berbagai rencana strategis yang akan menjadi pijakan program kerja IPARI sepanjang tahun 2026.

 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search?q=ipari 

 

Ketua PD IPARI Kabupaten Purbalingga, Khikam Aziz, di damping Sekretaris, Edi Rudjito dalam sambutannya menegaskan pentingnya penyusunan program kerja yang berorientasi pada kebutuhan riil umat serta selaras dengan arah kebijakan pemerintah.

 

Suasana musyawarah persiapan rencana program Raker IPARI Tahun 2026 di Sekretariat IPARI Kecamatan Mrebet, Kamis (6/2/2026). (Foto: Wiwit Aryati)
Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran strategis dalam memberikan pembinaan dan pendampingan keagamaan kepada masyarakat.

 

“Program yang disusun harus terukur dan relevan dengan kebutuhan umat sehingga dampaknya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, program IPARI juga harus selaras dengan kebijakan Kementerian Agama, termasuk Asta Protas Kemenag serta Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden,” tegas Khikam.

 

Ia juga menekankan bahwa sinergi antara program IPARI dengan Kementerian Agama menjadi kunci penting dalam memperkuat peran penyuluh agama di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

 

Program kerja yang disusun ke depan diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menyentuh aspek pembinaan, pendampingan, serta pemberdayaan umat secara berkelanjutan.

 

Dalam musyawarah tersebut, disepakati susunan kepanitiaan Raker IPARI Tahun 2026 dengan menunjuk Artanti Laili Zulaiha sebagai Ketua Panitia Pelaksana.

 

Selain itu, rencana kegiatan Raker juga akan diisi dengan sosialisasi aplikasi e-PA yang akan disampaikan oleh Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga sebagai upaya penguatan digitalisasi pelayanan penyuluhan agama.

 

Melalui musyawarah persiapan ini, PD IPARI Kabupaten Purbalingga berharap pelaksanaan Raker Tahun 2026 dapat menghasilkan program-program yang aplikatif, sinergis, dan berdampak luas bagi masyarakat.

 

Dengan demikian, keberadaan penyuluh agama tidak hanya hadir sebagai pendamping spiritual, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Purbalingga.(*)

 

Kontributor: Wiwit Aryati

Editor: Imam Edi Siswanto 

Sinergi PAI KUA Kemangkon dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an, Perkuat Gerakan Berantas Buta Huruf Al-Qur’an

Pemateri utama Kiai Hasan Basri (kiri) dan PAI KUA Kemangkon  Ngatour Rokhman pada  kegiatan Bimbingan Baca Tulis Al-Qur’an menggunakan met...