Cintailah Al-Qur’an, Maka Allah Akan Mencintaimu
Oleh: Nida Lailiana Nur Hanifah
Editor: Imam Edi Siswanto
Materi bertajuk “Cintailah Al-Qur’an, Maka Allah Akan Mencintaimu” disampaikan secara mendalam oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Nida Lailiana Nur Hanifah, dari KUA Karangmoncol, dalam program Lentera Hati melalui siaran radio LPPL Gema Soedirman 96,3 FM, Senin (14/9/2026) lalu.
Nida, mengajak umat Islam untuk tidak sekadar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami, merenungkan, mencintai, dan mengamalkan pesan-pesannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembaca setia iparipurbalingga.blogspot.com, berikut hasil rangkumanya.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search?q=siaran+radio
Al-Qur’an adalah Sumber Kemuliaan
Al-Qur’an merupakan kalam Allah SWT sekaligus petunjuk bagi kehidupan manusia. Kemuliaannya memberikan keberkahan kepada siapa pun yang dekat dengannya. Karena itu, semakin baik interaksi seseorang dengan Al-Qur’an, semakin besar pula peluang lahirnya kemuliaan dalam pribadi dan perilakunya.
Rasulullah SAW memberikan teladan bahwa Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca dengan lisan, tetapi harus tercermin dalam akhlak. Aisyah r.a. menggambarkan akhlak Rasulullah SAW sebagai Al-Qur’an. Artinya, nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar diwujudkan dalam tutur kata, sikap, dan perilaku beliau.
Cinta Al-Qur’an Harus Dibuktikan
Salah satu kisah dalam hadis Bukhari dan Muslim menceritakan seorang sahabat yang selalu membaca Surah Al-Ikhlas dalam salatnya. Ketika ditanya alasannya, ia menjawab bahwa ia mencintai surah tersebut karena mengandung sifat-sifat Allah SWT. Rasulullah SAW kemudian menyampaikan bahwa Allah mencintainya.
Kisah tersebut menunjukkan bahwa kecintaan kepada Al-Qur’an bukan sekadar ucapan. Cinta harus dibuktikan dengan kedekatan dan interaksi yang nyata: membaca, memahami, merenungkan, serta mengamalkan kandungannya. Bahkan, mencintai Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada Allah SWT.
Empat Cara Menumbuhkan Cinta kepada Al-Qur’an
Pertama, memperbanyak membaca Al-Qur’an dengan tartil sekaligus berusaha memahami maknanya. Kualitas interaksi perlu dijaga melalui kebiasaan yang dilakukan secara istiqamah.
Kedua, mengenal keagungan dan kemukjizatan Al-Qur’an agar hati semakin terpaut dan terdorong untuk terus dekat dengannya.
Ketiga, mempelajari kehidupan para sahabat, ulama salaf, dan orang-orang yang dekat dengan Al-Qur’an. Keteladanan mereka dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan hubungan kita dengan Al-Qur’an.
Keempat, memperbanyak doa kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan untuk mencintai dan merindukan Al-Qur’an, termasuk doa: “Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku kecintaan kepada Al-Qur’an dan kerinduan untuk membacanya.”
Cinta yang Melahirkan Akhlak
Orang yang mencintai Al-Qur’an akan merasa senang ketika membacanya, tidak mudah bosan berinteraksi dengannya, merasa rindu ketika jauh darinya, menjadikan Al-Qur’an sebagai rujukan ketika menghadapi persoalan, serta berusaha menjalankan perintah dan menjauhi larangannya.
Karena itu, ukuran kecintaan kepada Al-Qur’an bukan hanya seberapa indah suara ketika membacanya, tetapi seberapa jauh nilai-nilainya hadir dalam kehidupan. Membaca Al-Qur’an adalah kebaikan, memahami kandungannya adalah pendalaman, sedangkan mengamalkannya merupakan bukti nyata kecintaan.
MTQ dan Semangat Mencintai Al-Qur’an
MTQ Nasional juga menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an melalui berbagai cabang, seperti tilawah, tahfiz, tafsir, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, khattil Qur’an, dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Namun, kecintaan kepada Al-Qur’an tidak harus menunggu seseorang menjadi qari, hafiz, atau juara MTQ.
Mari mulai dari langkah sederhana: luangkan waktu membaca Al-Qur’an setiap hari, pahami pesannya, ajarkan kepada keluarga, dan hadirkan akhlak Al-Qur’an dalam kehidupan.
Indahnya bacaan Al-Qur’an adalah syiar, tetapi indahnya akhlak karena Al-Qur’an adalah tujuan. Mari mencintai Al-Qur’an bukan hanya dengan lisan, tetapi dengan hati, perbuatan, dan seluruh kehidupan.
Siaran radio tersebut dapat diakses melalui https://jogjastreamers.com/mobile/detail.php?radio=98 pada pukul 05.30 WIB dan Ba'da Adzan Maghrib setiap hari.(*)

