Rabu, 01 Juli 2026

Peaceful Muharam 1448 H, KUA Kalimanah Santuni 12 Anak Yatim sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Iluatrasi: Gedung KUA Kalimanah Purbalingga tampak dari depan, Rabu (1/7/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)
Purbalingga – Dalam rangka menyemarakkan momentum Peaceful Muharam 1448 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah akan menggelar kegiatan santunan pada 12 anak yatim jenjang RA, BA, dan MI se-Kecamatan Kalimanah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2026, bertempat di Ruang Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) Kecamatan Kalimanah.

BACA:  https://kuakalimanah.blogspot.com/2025/07/peaceful-muharam-kua-kalimanah-hadir.html

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi semangat bulan Muharam sebagai bulan yang penuh keberkahan dan kepedulian sosial. Melalui santunan tersebut, KUA Kalimanah ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada anak-anak yatim, yang dalam ajaran Islam mendapat perhatian dan kedudukan yang sangat mulia.

Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh panitia Peaceful Muharam 1448 H yang telah dibentuk. Puji Haryono dipercaya sebagai Ketua Panitia, didampingi Zamroni Irham sebagai Sekretaris dan Eksi Fajriati sebagai Bendahara. Sementara itu, Firman Yuwono, Joko Waluyo, dan Rizal Nur Ahmadi bertugas sebagai anggota yang akan mengawal seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan tertib dan lancar.

Kepala KUA Kecamatan Kalimanah, Kholidin, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Peaceful Muharam bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.

"Anak-anak yatim merupakan amanah yang harus kita perhatikan bersama. Kami berharap kegiatan santunan ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, semangat, dan rasa kasih sayang bagi mereka. Inilah nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang ingin terus ditumbuhkan melalui program Peaceful Muharam," ucap Kholidin.

Ia menambahkan, KUA Kalimanah terus berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan keagamaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan santunan ini diharapkan menjadi media untuk mengajak berbagai elemen masyarakat memperkuat budaya berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

Sebagai informasi, program Peaceful Muharram 1448 H merupakan gerakan nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Agama RI untuk menyambut Tahun Baru Islam dengan serangkaian kegiatan bertema "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat". Rangkaian kegiatan ini berfokus pada kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Berbagai kegiatan yang diselenggarakan dalam program ini antaralain:

  • Lebaran Yatim & Santunan Difabel: Penyaluran ribuan paket santunan, bantuan, dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta penyandang disabilitas.
  • Gerakan Sosial: Aksi kemanusiaan seperti donor darah, termasuk yang dipusatkan di Masjid Istiqlal.
  • Gerakan Bersih-Bersih Masjid: Kegiatan kerja bakti dan membersihkan lingkungan masjid agar lebih nyaman untuk beribadah.
  • Peningkatan Kualitas Ibadah: Berbagai kegiatan keagamaan, seperti Khataman Al-Qur'an serentak dan standardisasi keakuratan titik kiblat.
  • Inklusi Sosial & Dakwah: Program layanan bahasa isyarat untuk kalangan difabel.

Melalui kegiatan Peaceful Muharam 1448 H, KUA Kalimanah berharap semangat berbagi di bulan Muharam dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin peduli kepada anak yatim dan kelompok yang membutuhkan. Dengan demikian, nilai-nilai Islam yang mengedepankan kasih sayang, kepedulian, dan solidaritas sosial dapat terus hidup dan berkembang dalam kehidupan bermasyarakat.(*)

Kontributor/Editor: Imam Edi Siswanto (PAI KUA Kalimanah) 

Senin, 25 Mei 2026

Doa Memohon Kecukupan dan Rezeki Berkah

Desainer grafis : Artanti LZ.

Rezeki merupakan salah satu nikmat terbesar yang Allah Ta’ala berikan kepada manusia. Namun, seorang muslim tidak hanya diajarkan untuk meminta banyak rezeki, melainkan juga memohon rezeki yang halal, berkah, dan membawa ketenangan hidup. Sebab tidak semua yang banyak mendatangkan kebaikan, tetapi rezeki yang halal dan penuh keberkahan akan menghadirkan kebahagiaan dunia maupun akhirat.

Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa berdoa kepada Allah dalam setiap kebutuhan, termasuk dalam urusan rezeki. Dengan berdoa, seorang hamba menunjukkan ketergantungan dan pengharapannya hanya kepada Allah Ta’ala.

Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan setiap hari untuk memohon kecukupan hidup, rezeki yang halal, serta ilmu dan amal yang berkah.

Doa Memohon Kecukupan dan Dijauhkan dari yang Haram

Doa ini dibaca agar Allah mencukupkan kita dengan rezeki yang halal sehingga tidak tergoda mencari jalan yang haram.

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ

وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumma ikfini bi halalika ‘an haramik, wa aghnini bi fadhlika ‘amman siwak.

Artinya : “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku terhindar dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak bergantung kepada selain-Mu.

Doa ini mengandung pelajaran yang sangat dalam. Seorang muslim diajarkan untuk:
  1. Memohon rezeki yang halal,
  2. Menjauhi segala bentuk yang haram,
  3. Tidak bergantung kepada manusia,
  4. Yakin bahwa Allah adalah sebaik-baik pemberi kecukupan.
Di zaman sekarang, godaan mencari harta dengan cara yang tidak benar sangat besar. Karena itu, doa ini penting diamalkan agar hati selalu dijaga dalam kejujuran dan keberkahan.

Doa Memohon Rezeki Berkah dan Ilmu yang Bermanfaat

Doa ini sering dibaca Rasulullah ﷺ pada pagi hari, terutama setelah salat subuh. Isi doanya sangat lengkap karena mencakup ilmu, rezeki, dan amal.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi‘a, wa rizqan thayyibaa, wa ‘amalan mutaqabbalaa.

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik (halal), dan amal yang diterima.”

Dalam doa ini terdapat tiga permohonan penting:
  1. Ilmu yang Bermanfaat. Ilmu yang membawa seseorang semakin dekat kepada Allah dan memberikan manfaat bagi kehidupan.
  2. Rezeki yang Baik dan Halal. Bukan sekadar banyak, tetapi rezeki yang penuh keberkahan dan menenangkan hati.
  3. Amal yang Diterima. Sebab amal yang diterima Allah adalah bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.
Doa ini mengajarkan bahwa kesuksesan seorang muslim tidak hanya diukur dari harta, tetapi juga dari ilmu dan amal salehnya.

Keutamaan Berdoa Memohon Rezeki

Berdoa memohon rezeki memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
  1. Mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala,
  2. Menumbuhkan rasa syukur dan tawakal,
  3. Menenangkan hati ketika menghadapi kesulitan hidup,
  4. Menjaga diri dari rezeki yang haram,
  5. Membuka pintu keberkahan dalam kehidupan.
Namun, doa juga harus disertai usaha yang sungguh-sungguh, kerja keras, dan kejujuran. Sebab Islam mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal.

Penutup

Rezeki yang halal dan berkah adalah dambaan setiap muslim. Oleh karena itu, biasakan membaca doa-doa memohon kecukupan dan keberkahan rezeki setiap hari, terutama setelah salat dan di waktu-waktu mustajab.

Semoga Allah Ta’ala mencukupkan rezeki kita dengan yang halal, melimpahkan keberkahan dalam kehidupan, memberikan ilmu yang bermanfaat, serta menerima seluruh amal ibadah kita. Aamiin.


Kontributor : Siti Suwarti (Penyuluh agama Islam KUA Purbalingga)
Editor : Artanti LZ (Penyuluh agama Islam KUA KAranganyar)










Peaceful Muharam 1448 H, KUA Kalimanah Santuni 12 Anak Yatim sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Iluatrasi: Gedung KUA Kalimanah Purbalingga tampak dari depan, Rabu (1/7/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto) Purbalingga – Dalam rangka menyem...