Tampilkan postingan dengan label Masjid Ramah Pemudik 2026. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masjid Ramah Pemudik 2026. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Maret 2026

Posko MRP H+1 di Masjid Ramah Pemudik At Taqwa Kalimanah Masih Normal

Suasana halaman Masjid Ramah Pemudik (MRP) masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah Purbalingga, usai shalat maghrib tampak normal, Ahad (22/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga–Memasuki H+1 Lebaran 2026, kondisi lalu lintas pemudik yang singgah di Masjid Ramah Pemudik (MRP) At Taqwa Redjo Maghfiroh, Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, terpantau masih normal, Ahad (22/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kalimanah, Imam Edi Siswanto melaporkan bahwa sejak pukul 11.10 WIB hingga waktu Maghrib pukul 17.58 WIB, belum terlihat lonjakan pemudik yang memanfaatkan fasilitas masjid untuk beristirahat. Aktivitas di area masjid masih didominasi oleh warga lokal dan pengguna jalan sekitar.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/IMAM%20EDI%20SISWANTO


Tampak dua orang sedang mengerjakan shalat duhur di Masjid Ramah Pemudik (MRP) masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah Purbalingga, Ahad (22/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Sejumlah pengunjung terlihat singgah untuk menunaikan salat Dzuhur dan Ashar serta beristirahat sejenak. Namun, mereka bukan pemudik jarak jauh, melainkan masyarakat dari wilayah Purbalingga dan sekitarnya yang tengah bersilaturahmi di kawasan Kecamatan Kalimanah.

Salah satunya Riyanto, warga Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari. Ia singgah di masjid usai bersilaturahmi dengan keluarganya di Desa Kalimanah Wetan. Bersama empat anggota keluarganya, ia melanjutkan perjalanan menuju Sokaraja dengan sepeda motor.
 
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/KALIMANAH

“Hanya singgah sebentar untuk salat dan istirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” ucapnya.


Suasana halaman Masjid Ramah Pemudik (MRP) masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah Purbalingga, pada sisng hari tampak normal, Ahad (22/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Hingga berita ini diturunkan, kondisi Masjid Ramah Pemudik At Taqwa Redjo Maghfiroh masih terpantau seperti hari biasa. Para pengunjung datang silih berganti untuk beribadah, kemudian melanjutkan perjalanan. Mayoritas merupakan warga lokal atau pengguna jalan yang rutin melintas di Jalan Mayjend Sungkono, Kalimanah, Purbalingga.

Sebagai informasi, Program Masjid Ramah Pemudik 2026 yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa Redjo Maghfiroh, Kecamatan Kalimanah ini berlangsung sejak H-4 sampai H+4 Lebaran tahun 2026, oleh Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan 11 takmir masjid di Purbalingga.

Dan program Masjid Ramah Pemudik kali ke dua (sejak tahun 2025) ini, dihadirkan sebagai upaya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai tempat singgah yang ramah dan menenangkan bagi para musafir.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Senin, 16 Maret 2026

Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid At-Taqwa Kalimanah Masih Terlihat Normal

Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid At-Taqwa Kalimanah Masih tampak lengang, Senin (16/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Program Masjid Ramah Pemudik 2026 yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa Redjo Maghfiroh, Kecamatan Kalimanah, mulai dipantau menjelang arus mudik Lebaran. Pada Senin (16/3/2026), kondisi di lokasi masih terpantau relatif normal dan belum menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pemudik.

Berdasarkan hasil pemantauan Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kalimanah, Imam Edi Siswanto, sejak pukul 11.10 hingga 15.30 WIB belum terlihat adanya pemudik dari arah Sokaraja maupun dari arah Kota Purbalingga yang singgah untuk beristirahat di masjid tersebut.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2026/03/pemudik-lebaran-silahkan-beristirahat.html

Tampak para pengunjung siap melaksanakan sholat Ashar berjamaah di Masjid At-Taqwa Kalimanah, Senin (16/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Halaman Masjid At-Taqwa Redjo Maghfiroh yang cukup luas terlihat masih lengang. Beberapa kendaraan sepeda motor tampak terparkir di area mini market yang berada di sisi utara masjid, namun belum terlihat aktivitas pemudik yang memanfaatkan fasilitas singgah di lingkungan masjid.

Sementara itu, marbot masjid terlihat tetap melakukan aktivitas rutin dengan membersihkan dan merapikan lantai masjid menjelang waktu salat Dzuhur. Suasana masjid mulai sedikit ramai menjelang waktu salat Ashar, ketika beberapa jamaah datang untuk melaksanakan salat berjamaah.

Fasilitas yang disiapkan untuk mendukung program Masjid Ramah Pemudik juga tampak telah tertata dengan baik. Perlengkapan ibadah seperti mukena, sarung, dan sajadah tersusun rapi di dalam lemari etalase masjid. Selain itu, galon air mineral juga telah disediakan di selasar masjid untuk memenuhi kebutuhan para jamaah maupun pemudik yang singgah.

BACA: https://purbalingga.kemenag.go.id/kemenag-purbalingga-siapkan-program-balik-ngode-jakarta-bareng-didukung-baznas-dan-pemkab/

Kondisi tempat wudhu juga terlihat bersih dan terawat. Area wudhu untuk jamaah laki-laki berada di sisi utara masjid dan terpisah dari tempat wudhu perempuan, sehingga memberikan kenyamanan bagi para pengguna fasilitas. 

Informasi link laporan serta barcode (QR Code) yang dapat dipindai oleh para pemudik di papan informasi masjid At-Taqwa Kalimanah, Senin (16/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Selain fasilitas fisik, di area papan informasi masjid juga telah dipasang link laporan serta barcode (QR Code) yang dapat dipindai oleh para pemudik. Fasilitas ini disediakan agar para pengunjung yang singgah dapat memberikan laporan, testimoni, maupun umpan balik terkait layanan Masjid Ramah Pemudik, sehingga program ini dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan kualitas pelayanannya.

Dengan kesiapan fasilitas tersebut, diharapkan Masjid At-Taqwa Redjo Maghfiroh dapat memberikan pelayanan yang nyaman bagi para pemudik yang melintas di wilayah Kalimanah ketika arus mudik mulai meningkat dalam beberapa hari ke depan. 

Program Masjid Ramah Pemudik kali ke dua (sejak tahun 2025) ini, dihadirkan sebagai upaya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai tempat singgah yang ramah dan menenangkan bagi para musafir.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto 

Wahidah: Kenapa Istiqomah Mudah Diucapkan, Sulit Dipertahankan?

Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Wahidah, dalam program Lentera Hati yang disiarkan melalui LPPL Gema So...