Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri zAHID KHASANI. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri zAHID KHASANI. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 April 2025

Kepala Kemenag Purbalingga Zahid Khasani: Haji Sekarang Harus Dipersepsikan Ringan, Mudah dan Dimudahkan

 

Kepala Kemenag Purbalingga H. Zahid Khasani saat menyampaikan materi BIMSIK Haji di ruang pertemuan MAN Purbalingga, Senin (14/4/2025) (FOTO: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga – Haji sekarang harus dipersepsikan ringan, mudah dan dimudahkan. Salah satu indikasinya adalah jemaah ingin kembali menunaikan ibadah umroh ataupun haji.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Zahid Khasani saat menyampaikan materi di acara Bimbingan Manasik (BIMSIK) Haji kepada 62 Calon Jemaah Haji (CJH) dari Kecamatan Kalimanah dan Bukateja, Senin (14/4/2025) di ruang pertemuan MAN Purbalingga.

“Haji itu mulai sekarang dibangun, dipersepsikan ringan, mudah dan diyakini bahwa haji itu ringan dan dimudahkan oleh Allah SWT, insyaallah pasti mudah,” ungkapnya.


Mengutip dari https://purbalingga.kemenag.go.id/, Ia sebelumnya menanyakan kepada sejumlah peserta Bimsik Haji, apakah berhaji itu mudah, ringan atau berat. Beberapa peserta pun menjawabnya beragam, ada yang mengatakan cukup berat dan berat dan sangat berat.

Dari hal itulah, Kepala Kankemenag Purbalingga memberikan motivasi kepada semua calon jemaah haji untuk mengubah persepsi atau cara pandangnya tentang haji, bahwa haji itu ringan mudah dan dimudahkan oleh Allah SWT.

 

Kepala Kemenag Purbalingga H. Zahid Khasani saat berdialog santai diacara BIMSIK Haji di ruang pertemuan MAN Purbalingga, Senin (14/4/2025) (FOTO: Imam Edi Siswanto)

Penyampaian materi di hari kelima yang dimoderatori oleh Rahyanto Dwi Nugroho PAI dari KUA Bukateja ini tampak komunikatifi, Kepala Kankemenag menyampaikan materi Hak dan Kewajiban Jemaah Haji dengan dialog yang cukup santai.

Selanjutnya di sesi ke 2 materi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit disampaikan oleh Devvy Herawati Silayuningsih dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga dimoderatori oleh Imam Edi Siswanto PAI KUA Kalimanah.

“Yang perlu dipahami jemaah mampu melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit dan mengetahui faktor risiko kesehatan. Hal tersebut meliputi Edukasi penyakit menular, Pengelolaan stress, Dehidrasi dan resikonya serta Edukasi Kesehatan ramah lansia”, jelas Dewy.

Sebagai informasi, Bimsik Haji untuk Titik Lokasi (tilok) 5 MAN Purbalingga dilaksanakan selama 6 hari sejak 8 – 15 April 2025 dengan diikuti oleh 62 orang calon jemaah haji reguler.

Dengan perincian peserta 46 peserta dari KUA Kalimanah dan 16 dari KUA Bukateja. Untuk tanggal 8 April semua peserta mengikuti acara pembukaan di Wisma Catering dan di hari Selasa, 25 April 2025 semua peserta mengikuti praktik manasik haji dan umrah di Sanggaluri Park Purbalingga.(*)

Jurnalis : Imam Edi Siswanto

Rabu, 08 April 2026

Tiga Kunci Akhlak Mulia: Pesan KH. Zahid Khasani untuk Penyuluh Agama

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahussholihin Sigaluh Banjarnegara, KH. Zahid Khasani, S.Pd.I, saat menyampaikan tausiyah himah silaturahmi Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI)  Purbalingga di D’Pari Resto, Rabu (8/4/2026) (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Pengasuh Pondok Pesantren Miftahussholihin Sigaluh Banjarnegara, KH. Zahid Khasani, S.Pd.I, menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya akhlak mulia dalam kehidupan sosial saat mengisi tausiyah hikmah Halal bihalal Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Purbalingga di d’Pari Resto, Rabu (8/4/2026)

Kegiatan tersebut, menjadi momentum mempererat silaturahmi pasca-Lebaran sekaligus penguatan nilai-nilai dakwah bagi para penyuluh agama.

Dalam tausiyahnya, KH. Zahid Khasani menegaskan bahwa akhlak mulia merupakan inti ajaran Islam yang harus tercermin dalam interaksi sosial sehari-hari. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2026/04/jaga-silaturahmi-dan-terus-bergerak.html 

Ia menyampaikan bahwa terdapat tiga indikator utama manusia berakhlak mulia sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW, yang jika diamalkan akan mengantarkan seseorang pada kemuliaan di sisi Allah SWT. 

Ia mengutip hadist, 

رَأْسُ الْعَقْلِ بَعْدَ الْإِيمَانِ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مُدَارَاةُ النَّاس

"Puncak kecerdasan setelah iman kepada Allah 'Azza wa Jalla adalah bermudarah (bersikap ramah/menjalin hubungan baik) dengan manusia." (HR. Baihaqi).


Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi ini menegaskan bahwa setelah keimanan kepada Allah SWT, inti dari kecerdasan manusia terletak pada kemampuan mudarah, yakni bersikap bijak, ramah, dan mampu menjalin hubungan baik dengan sesama.

Dalam konteks Halal Bihalal PD IPARI Purbalingga, pesan ini menjadi sangat relevan sebagai fondasi membangun harmoni antar penyuluh agama Islam. 

Ia menegaskan bahwa kecerdasan sosial tersebut bukan sekadar etika, melainkan bagian dari implementasi nyata keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator pertama adalah kemampuan untuk memaafkan orang yang menzalimi. Menurutnya, memberi maaf kepada orang yang berbuat jahat atau menyakiti merupakan bentuk kelapangan hati yang tinggi. Sikap ini melatih pengendalian emosi sekaligus membersihkan hati dari dendam.

Kedua, tetap memberi kepada orang yang pelit. KH. Zahid menjelaskan bahwa membalas sikap kikir dengan kebaikan merupakan wujud akhlak yang luhur. Tindakan ini tidak hanya memutus rantai keburukan, tetapi juga menumbuhkan nilai keikhlasan dalam berbagi.

Ketiga, menyambung silaturahmi kepada orang yang memutuskan hubungan. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan sosial, bahkan dengan mereka yang menjauh atau mengabaikan. Menjalin kembali silaturahmi menjadi langkah menjaga persatuan dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Melalui pesan tersebut, KH. Zahid Khasani berharap para penyuluh agama di Kabupaten Purbalingga mampu mengamalkan ketiga indikator akhlak mulia tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya sebagai penyampai dakwah, penyuluh juga diharapkan menjadi teladan (role model) yang mampu memberikan layanan terbaik dan membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.(*)

Kontributor: Fitriana Pusporin, Saryono, Zamroni Irham
Editor: Imam Edi Siswanto

Kamis, 12 Februari 2026

Menguatkan Sinergi, Menata Langkah: Rakerda PD IPARI Purbalingga Perkuat Profesionalisme Penyuluh untuk Umat

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam, Moh. Nur Hidayat (kiri). saat menyampaikan sambutan dan arahan pada Rakerda PD IPARI Kabupaten Purbalingga di Sekretariat PD IPARI Purbalingga, di Kecamatan Mrebet, Kamis (12/2/2026).(Foto: Dok PD IPARI Purbalingga)

Purbalingga-Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Purbalingga menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Sekretariat PD IPARI Purbalingga, Kecamatan Mrebet, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyatukan visi, mempererat silaturahmi, sekaligus menyusun arah program kerja penyuluhan keagamaan yang lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search?q=Zahid+Khasani

Ketua PD IPARI Purbalingga, Khikam Aziz, saat sambutan pada Rakerda PD IPARI Kabupaten Purbalingga di Sekretariat PD IPARI Purbalingga, di Kecamatan Mrebet, Kamis (12/2/2026).(Foto: Dok PD IPARI Purbalingga)

Rakerda secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Rakerda merupakan forum musyawarah penting untuk menyelaraskan langkah dan memperkuat komitmen para penyuluh agama.

Zahid juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Penyuluh Agama Islam (PAI) non-PNS yang telah purna tugas atas dedikasi dan pengabdian mereka selama ini, serta mengucapkan terima kasih kepada PD IPARI atas kontribusinya dalam mendukung program pembinaan umat.

Zahid Khasani mendorong seluruh pengurus untuk menyusun program kerja yang efektif dan efisien, dengan tujuan yang jelas, pemanfaatan waktu dan sumber daya manusia yang optimal, serta target yang terukur.

Ia juga berpesan agar para penyuluh terus menjaga profesionalitas, tanggung jawab, amanah, dan sikap ramah dalam menjalankan tugas. Menurutnya, keberhasilan penyuluh dapat dilihat dari meningkatnya kesadaran dan kualitas keberagamaan masyarakat yang dibina.

Sementari itu, Ketua PD IPARI Purbalingga, Khikam Aziz, dalam sambutannya menegaskan bahwa, Rakerda bukan sekadar forum pembahasan rencana kerja, tetapi juga sarana konsolidasi organisasi dan penguatan silaturahmi antarpenyuluh.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas capaian prestasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Terima kasih kepada seluruh pengurus dan rekan-rekan penyuluh non-PNS yang telah purna tugas. Semoga kerja sama dan silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 37 pengurus daerah dan delapan Penyuluh Agama Islam non-PNS yang masa kontrak kerjanya berakhir pada tahun 2025. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IPARI, pembacaan doa.

Melalui Rakerda ini, PD IPARI Purbalingga diharapkan semakin solid dan mampu meningkatkan peran strategis penyuluh agama dalam menebarkan manfaat bagi umat, sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang berkualitas dan berintegritas.(*)

Kontributor: Fitriana Pusporini (PAI KUA Kutasari)
Editor: Imam Edi Siswanto

Selasa, 29 Oktober 2024

Ini Pesan Kakankemenag Purbalingga Pada Penyuluh Agama Lintas Agama

Kakankemenag Purbalingga, Zahid Khasani (tengah) saat beramah tamah dengan Penyuluh Agama Lintas Agama di kantor setempat, Senin. (28/10/2024) (Foto: Ies)

PURBALINGGA - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Purbalingga, Zahid Khasani menyampaikan beberapa pesan kepada Penyuluh Agama Lintas Agama Kemenag Purbalingga dalam Pilkada serentak tahun 2024.

Pesan sekaligus harapan ini disampikan Kakankemenag Purbalingga pada acara Silaturahmi dan Kampanye Pilkada Damai oleh Penyuluh Agama Lintas Agama di Kantor setempat, Senin (28/10/2024) kemarin.

Kakankemenag Purbalingga, Zahid Khasani (tengah) foto bersama dengan Penyuluh Agama Lintas Agama, Senin. (28/10/2024) (Foto: Ies)

Berikut beberapa pesan yang disampaikan diacara tersebut.

Pertama, selalu mensupport tugas dan kegiatan Penyuluh Agama dalam semua kegiatan sesuai tupoksi masing-masing.

Kedua, sebagai ASN netralitasnya harus di perhatikan dan dijaga.

Ketiga, kondisi masyarakat yang sudah baik, harus tetap dijaga dan dipelihara.

Keempat, mengajak kepada seluruh masyarakat dan Para penyuluh Agama untuk tidak golput dan bersama-sama menggunakan hak pilihnya dengan aktif dan bijak demi kemajuan dan kemakmuran bangsa Indonesia.

Kelima, harus ada penyuluh Agama teladan yang masuk katagori juara 1 Provinsi atau tingkat Nasional.


Kakankemenag Purbalingga, Zahid Khasani saat membubuhkan tandatangan pada Deklarasi Pilkada Damai tahun 2024, Senin. (28/10/2024) (Foto: Ies)

Dalam kesempatan tersebut, Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Purbalingga, Khikam Aziz dan Edi Rudjito serta seluruh Penyuluh Agama Lintas Agama Kemenag Purbalingga menyempatkan untuk berdialog, berfoto bersama dan tanda tangan deklarasi Pilkada Damai.(Ies)

Pewarta : Imam Edi Siswanto 

Senin, 30 Maret 2026

Bangun Budaya Kerja Berintegritas, Kakankemenag Purbalingga Tekankan Empat Nilai Idul Fitri untuk ASN

Kakankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, saat menyampaikan apresiasi kepada 10 Takmir Masjid Ramah Pemudik (RMP) pada acara Pembinaan ASN di Aula Uswatun Hasanah, Senin (30/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga–Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menegaskan pentingnya menginternalisasi nilai-nilai Idul Fitri dalam pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal tersebut disampaikan dalam acara Pembinaan ASN dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan ukhuwah keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, yang bertema “Membangun Etos Kerja ASN yang Profesional dan Berintegritas Menuju ZI WBBM 2027” di Aula Uswatun Hasanah, Senin (30/3/2026). 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/Zahid%20Khasani

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Zahid mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta. Ia mengajak seluruh ASN menjadikan momentum Idul Fitri sebagai titik balik memperkuat budaya kerja yang lebih baik.

“Ada empat nilai utama Idul Fitri yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan kerja di lingkungan Kementerian Agama,” tegasnya. 

LIHAT VIDEO: https://www.youtube.com/shorts/F5-tiuQqDN0

Pertama, nilai silaturahmi.
Zahid menjelaskan bahwa dalam konteks organisasi, silaturahmi tidak hanya dimaknai sebagai hubungan personal, tetapi juga sebagai upaya membangun kolaborasi dan memperkuat koordinasi antar tim kerja. Dengan komunikasi yang terbuka dan harmonis, kinerja organisasi akan menjadi lebih solid dan efektif.

Kedua, nilai saling memaafkan.
Merujuk pada ajaran dalam Al-Qur’an, khususnya semangat yang terkandung dalam QS Ali Imron, sikap memaafkan tidak dibatasi oleh waktu. Dalam dunia kerja, hal ini diwujudkan melalui komunikasi yang sehat dan saling menghargai demi terciptanya suasana kerja yang produktif.

Ketiga, nilai kepedulian.
Ia menekankan bahwa kepedulian harus tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat. ASN dituntut menghadirkan pelayanan prima, responsif, dan solutif. Pelayanan yang optimal bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat.

Keempat, nilai kesederhanaan.
Kesederhanaan, lanjut Zahid, menjadi fondasi dalam membangun profesionalitas dan integritas. Sikap ini mendorong ASN untuk bekerja secara jujur, tidak berlebihan, serta berorientasi pada hasil yang berkualitas tanpa mengedepankan kepentingan pribadi. 

Bersalam salaman usai Apel Paska Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idhul Fitri 1447H di halaman Kemenag Purbalingga, Senin (30/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto). 

Zahid optimistis, apabila keempat nilai tersebut mampu diimplementasikan secara konsisten dalam budaya kerja ASN, maka cita-cita mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM) tahun 2027 akan tercapai.

Ia berharap, Idul Fitri bukan hanya perayaan, tetapi momentum pembaruan diri. Jika nilai-nilainya kita hidupkan dalam pekerjaan sehari-hari, insyaallah Kementerian Agama semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Purbalingga, Sudiono, menambahkan bahwa keberhasilan menuju Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM) tidak berhenti pada capaian administratif semata.

Menurutnya, pasca meraih predikat WBK, yang paling penting adalah menjaga komitmen dan dukungan atau kesiapan seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa semangat WBBM harus diwujudkan dalam pelayanan yang benar-benar bersih, transparan, dan melayani dengan sepenuh hati.

Pernyataan tersebut memperkuat pesan bahwa reformasi birokrasi sejatinya adalah proses berkelanjutan. Tidak hanya berhenti pada pencapaian, tetapi juga bagaimana nilai-nilai integritas, kepedulian, dan profesionalitas terus hidup dalam setiap lini pelayanan.

Kakankemenag Purbalingga, Zahid Khasani (paling Kanan) di dampingi Kasubag TU, Sudiono saat menyaksikan penandatanganan dukungan Pembangunan Zona Integritas (PZI) dari WBK menuju WBBM pada acara Pembinaan ASN di Aula Uswatun Hasanah, Senin (30/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Sebelumnya, telah dilaksanakan Apel Paska Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idhul Fitri 1447H di halaman Kemenag Purbalingga. 

Kemudian pada rangkaian acara Pembinaan ASN, digelar pula penyampaian apresiasi atas kontribusi 10 masjid dalam Program Masjid Ramah Pemudik (MRP) Idulfitri 1447 H/2026 M, sekaligus menutup secara resmi berakhirnya operasional MRP di wilayah Purbalingga. 

Selanjutnya penandatanganan dukungan Pembangunan Zona Integritas (PZI) dari WBK menuju WBBM oleh seluruh peserta.

Hadir pada acara tersebut Kasi Bimas Islam, Kasi dan Gara, Kepala KUA dan Penghulu, Pengawas Madrasah, Pengawas PAI, Kepala MAN, MTSN dan MIN, Penyuluh Agama ASN, Ketua KK RA, MI, MTs dan MA, Ketua AGPAI Kabupaten Purbalingga serta ASN Seatap Kankemenag Kab. Purbalingga.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Senin, 17 November 2025

Kakankemenag Purbalingga Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di Maribaya, Beri Dukungan Moral dan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, H. Zahid Khasani (tengah berbaju Korpri) saat menyerahkan paket peralatan kebutuhan sehari-hari bagi warga terdampak korban tanah bergerak di Desa Maribaya, Karanganyar, Senin (17/11/2025). (Foto: Said Ali Setiyawan)

Purbalingga-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, bersama jajaran Kepala Seksi (Kasi) dan Penyelenggara Kemenag, melakukan kunjungan ke lokasi bencana tanah bergerak di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Senin (17/11/2025). Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral kepada warga yang terdampak musibah.

Setibanya di lokasi, rombongan Kemenag Purbalingga disambut oleh Kepala KUA Karanganyar, para Penyuluh Agama, Penghulu, Perangkat Desa, serta Relawan yang sejak beberapa hari terakhir berjibaku dalam penanganan darurat.

Zahid dan rombongan meninjau rumah-rumah warga yang mengalami retak dan amblas sedalam 2–3 meter akibat pergerakan tanah. Mereka juga berdialog dengan para pengungsi yang saat ini menempati pos-pos darurat. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/KARANGANYAR

Dalam kesempatan tersebut, Zahid menyampaikan rasa prihatin dan simpati mendalam atas musibah yang menimpa warga Maribaya.

“Kami hadir untuk menyampaikan empati dan doa agar para warga diberi kekuatan dan keselamatan. Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tetap sabar, saling membantu, dan memperkuat solidaritas,” ucapnya. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani (nomor tiga dari Kanan) saat kunjungan ke lokasi bencana tanah bergerak di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Senin (17/11/2025). (Foto: Said Ali Setiyawan)

Ia menegaskan bahwa Kemenag Purbalingga akan terus berkoordinasi melalui KUA Kecamatan Karanganyar dalam memberikan dukungan, terutama bagi warga serta siswa madrasah yang terdampak.

Rombongan juga menyerahkan bantuan berupa uang, kebutuhan pokok, serta peralatan dasar untuk menunjang kebutuhan selama masa pengungsian. Zahid berharap dukungan tersebut dapat meringankan beban para keluarga yang harus meninggalkan rumah mereka.

“Kami akan memastikan layanan keagamaan dan pendampingan psikososial tetap berjalan, terutama bagi anak-anak yang terdampak,” tambahnya. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/11/tanah-bergerak-landa-maribaya-pai.html

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bencana tanah bergerak yang terjadi pada 14–15 November 2025 lau, sedikitnya telah merusak 19 rumah warga dan memaksa 22 Kepala Keluarga (KK) atau 85 jiwa mengungsi.

Pemerintah Desa (Pemdes), BPBD, relawan, dan berbagai pihak termasuk KUA Karanganyar masih terus melakukan pemantauan dan membantu penanganan lanjutan di lapangan.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas instansi dalam memberikan perhatian dan perlindungan bagi masyarakat yang tengah mengalami musibah.(*)

Kontributor : Tarom dan Artanti Laili Zulaiha
Editor: Imam Edi Siswanto

Senin, 06 April 2026

Agen Perubahan Kemenag Purbalingga Resmi Dikukuhkan dan Langsung Bergerak Sukseskan WBBM 2027

Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani saat foto bersama Agen Perubahan Kankemenag Purbalingga Periode 2026 - 2027 di halaman kantor setempat, Senin (6/4/2026) (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Semangat perubahan dan penguatan integritas terus digaungkan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Hal tersebut disampaikan dalam apel pagi yang digelar di halaman kantor setempat, Senin (6/4/2026).

Dengan amanat utama terkait peran strategis agen perubahan dalam mewujudkan target Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2027.

Dalam amanatnya sebelum pengukuhan agen perubahan, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kankemenag Purbalingga, Sudiono, menegaskan bahwa para agen perubahan yang baru saja dikukuhkan harus segera bergerak dan bekerja nyata. 

Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kankemenag Purbalingga, Sudiono saat foto bersama Agen Perubahan Kankemenag Purbalingga Periode 2026 - 2027 di halaman kantor setempat, Senin (6/4/2026) (Foto: Imam Edi Siswanto)

BACA: https://purbalingga.kemenag.go.id/kemenag-purbalingga-kukuhkan-tim-pzi-wbk-menuju-wbbm-2026-2027/ 

Ia menekankan bahwa pengukuhan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menggerakkan seluruh lini organisasi.

“Agen perubahan inilah yang akan menggerakkan semua bidang yang ada untuk mewujudkan suksesnya WBBM,” tegas Sudiono saat menjadi pembina apel.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh ASN Kemenag Purbalingga sebelumnya telah berkomitmen melalui penandatanganan dukungan menuju WBBM. 

Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani saat menyampaikan pembinaan pada apel di halaman kantor setempat, Senin (6/4/2026) (Foto: Imam Edi Siswanto)

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/Zahid%20Khasani

Oleh karena itu, para agen perubahan diharapkan menjadi motor penggerak yang mampu bersinergi dengan tim Zona Integritas (ZI) WBK-WBBM agar program berjalan efektif dan terarah. 

Menurutnya, dalam waktu dekat, tepatnya 13 April 2026, juga akan dilaksanakan launching penerapan pin WBK sebagai simbol komitmen integritas bagi seluruh ASN.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, dalam pembinaannya turut menyampaikan apresiasi kepada para agen perubahan yang telah terpilih melalui mekanisme polling independen. 

Tangkapan layar acara pengukuhan kepada Khikam Aziz sebagi Agen Perubahan Kankemenag Purbalingga Periode 2026 - 2027 di halaman kantor setempat, Senin (6/4/2026)

Ia menegaskan pentingnya langkah cepat dalam menyusun program kerja yang nyata dan berdampak langsung.

“Agen perubahan harus segera membuat program riil dan efektif untuk mensukseskan WBBM 2027,” ujarnya. 

LIHAT VIEO: https://www.youtube.com/watch?v=0II3WqU9i-g 

Tangkapan layar acara pengukuhan kepada Taufikkurohman Agen Perubahan Kankemenag Purbalingga Periode 2026 - 2027 di halaman kantor setempat, Senin (6/4/2026) 

Lebih lanjut, Zahid juga mengingatkan bahwa komitmen menuju birokrasi bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab agen perubahan, tetapi seluruh ASN Kemenag Purbalingga. Integritas, profesionalitas, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat harus terus dijaga dan ditingkatkan sebagai wujud pengabdian.

Amanat apel ini menegaskan bahwa perubahan tidak cukup hanya dengan komitmen di atas kertas, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Agen perubahan menjadi ujung tombak dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, kolaboratif, dan berorientasi pelayanan. 

Tangkapan layar acara pengukuhan kepada Dimas Kurniawan Agen Perubahan Kankemenag Purbalingga Periode 2026 - 2027 di halaman kantor setempat, Senin (6/4/2026)

Keberhasilan WBBM 2027 sangat ditentukan oleh kesungguhan seluruh ASN dalam bekerja secara profesional, jujur, dan melayani dengan hati.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Kamis, 07 Mei 2026

Menggapai Haji Mabrur: 27 ASN Kemenag Purbalingga Ikuti Doa Bersama Calon Jamaah Haji 2026

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, saat menyampaikan arahanya di acara Doa Bersama dan Pelepasan Petugas serta Calon Jamaah Haji 1447 H/2026 M di Aula Uswatun Hasanah, Kamis (7/5/2026).(Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menggelar Doa Bersama dan Pelepasan Petugas serta Calon Jamaah Haji 1447 H/2026 M di Aula Uswatun Hasanah, Kamis (7/5/2026). 

Pada musim haji tahun ini, sebanyak 27 ASN Kemenag Purbalingga dari unsur pegawai kantor, KUA, Penyuluh Agama Islam, pengawas, hingga guru RA dan madrasah diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, mengatakan bahwa panggilan untuk menunaikan ibadah haji merupakan nikmat dan keistimewaan luar biasa yang wajib disyukuri. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/Zahid%20Khasani

“Panggilan untuk menjadi tamu Allah, harus disyukuri dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk beribadah dengan penuh keikhlasan,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh calon jamaah haji agar menjaga niat dan kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu kunci utama agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan optimal.

Dalam arahannya, Zahid Khasani menyampaikan empat pesan penting kepada para calon jamaah haji, yaitu meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT agar meraih haji mabrur, menjaga kesehatan selama di Tanah Suci, menjaga nama baik Kabupaten Purbalingga dan Kementerian Agama, serta turut mendoakan kesuksesan Kemenag Purbalingga menuju WBBM 2027.

Sementara itu, dalam sambutannya mewakili calon jamaah haji, Kasubbag TU, Sudiono menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Ia juga memohon doa agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji.

“Selamat berpisah dan selamat berjumpa lagi, sepertinya Ka'bah sudah di hadapan kita,” ucap Sudiono penuh haru.

Sudiono juga mengajak seluruh jamaah untuk turut mendoakan kesuksesan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kemenag Purbalingga pada tahun 2027.

Kegiatan yang berlangsung cukup khidmat dan penuh haru ini, mengusung tema “Menggapai Haji Mabrur, Menguatkan Ukhuwah dan Keikhlasan dalam Pengabdian.”

Sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci. Doa bersama dipimpin oleh Kasi Bimas Islam, Moh. Nur Hidayat yang memohon keselamatan, kesehatan, kelancaran perjalanan, serta kemabruran bagi seluruh jamaah.

Dengan doa dan dukungan bersama, para jamaah diharapkan dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

Berikut daftar Jemaah calon haji tahun 1447 H/2026 M
ASN dan NON ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

1

Sudiono

2

Siti Honiah Mujiati

3

Agus Musalim

4

Suratmo

5

Eny Kristianti

6

Eli Nurhayati

7

Syarifudin

8

Yuyu Yuniawati

9

Farid Syarifudin

10

Asrifah

11

Mariatul Qibriyah

12

Musriah

13

Siti Latifah

14

Isnaeni Nurul Hidayati

15

Rina Tri Yuniati

16

Imam Edi Siswanto

17

Pariyah

18

Anis Novi P

19

Nikmah Yulianti

20

Titik

21

Suprapti

22

Abdillah Rahman

23

Siti Muflikhah

24

Siti Khozanah

25

Endaryati

26

Siti Nurhidayati

27

Aman Bagus Pambudi

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Pujianto dan MA Zaenal Abidin: Silaturahmi Menguat, Kedamaian Rumah Menjadi Fondasi Masyarakat

PAI Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Pujianto dan Moh Agus Zaenal Abidin, dalam program Lentera Hati yang disiarkan melalui LPPL Gem...