Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri rakor. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri rakor. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Desember 2025

Rakor IPARI Eks-Karesidenan Banyumas di Banjarnegara, Bahas Program 2026 dan Asta Protas Kemenag

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Dr. H. Sukarno, MM saat menyampaikan sambutan pada Rakor IPARI se-eks Karesidenan Banyumas di objek wisata Seakong Kabupaten Banjarnegara, Kamis (18/12/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Banjarnegara-Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) se-eks Karesidenan Banyumas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di objek wisata Seakong area, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 248 Penyuluh Agama PNS dan PA PPPK dari berbagai kabupaten di wilayah Banyumas Raya (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas dan Cilacap).

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/07/ketua-pd-ipari-purbalingga-serukan.html 

Ketua PD IPARI Kabupaten Banjarnegara, Drs. Nasirin saat menyampaikan sambutan pada Rakor IPARI se-eks Karesidenan Banyumas di objek wisata Seakong Kabupaten Banjarnegara, Kamis (18/12/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Ketua Pengurus Daerah IPARI Kabupaten Banjarnegara, Drs. Nasirin, menjelaskan bahwa rakor kali ini dikemas secara berbeda dengan konsep outdoor. Selain agenda silaturahmi dan koordinasi organisasi, peserta juga mengikuti fun game serta wisata naik perahu di waduk Mrica Banjarnegara yang dikenal sebagai Bendungan Panglima Besar Jenderal Soedirman.

“Ini merupakan rakor ketiga yang kami selenggarakan, dan kali ini dilaksanakan di luar ruangan. Dua rakor sebelumnya digelar secara indoor. Harapannya, suasana baru ini bisa menghadirkan semangat dan energi baru bagi para penyuluh agama,” ujar Nasirin dalam sambutannya.

Peserta Rakor saat mengikuti fun games di objek wisata Seakong Kabupaten Banjarnegara, Kamis (18/12/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto) 

Dalam kesempatan tersebut, Nasirin juga mendorong agar rencana program IPARI tahun 2026, seperti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) serta Kemah Moderasi, mulai dibahas secara serius di tingkat pengurus IPARI kabupaten masing-masing.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Dr. H. Sukarno, MM, dalam kesempatan menyampaikan kata sambutan dan membuka acara Rakor mengapresiasi kepada para penyuluh agama. 

Menurutnya, penyuluh agama merupakan sosok-sosok hebat yang memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat, salah satunya terlihat dari kreativitas penyuluh yang mampu menciptakan lagu Mars IPARI.

Dalam arahannya, Sukarno menekankan pentingnya percepatan pendataan wakaf agar menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti secara konkret oleh para penyuluh agama. Ia berharap, rakor ini mampu menghasilkan langkah strategis yang berdampak langsung di lapangan.

Selain itu, Sukarno juga mengingatkan agar perkembangan teknologi informasi disikapi secara bijak. Ia menyoroti maraknya misinformasi dan disinformasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Penyuluh agama diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat agar bijak bermedia sosial dan mampu memilah informasi yang beredar di dunia maya,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Sukarno juga menegaskan pentingnya menindaklanjuti Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia, yang meliputi delapan program prioritas, yakni:
1. Peningkatan kerukunan dan cinta kemanusiaan,
2. Penguatan ekoteologi,
3. Layanan keagamaan berdampak,
4. Pendidikan unggul, ramah dan terintegrasi,
5. Pesantren berdaya,
6. Pemberdayaan ekonomi umat,
7. Sukses penyelenggaraan, serta
8. Digitalisasi tata kelola. 

Peserta Rakor menikmati wisata naik perahu di objek wisata Seakong Kabupaten Banjarnegara, Kamis (18/12/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto) 

Usai Rakor, seluruh peserta mengikuti fun games dan wisata naik perahu di are bendungan Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Rakor IPARI se-eks Karesidenan Banyumas ini diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalitas penyuluh agama, serta mendukung program strategis Kementerian Agama dalam membangun kehidupan keagamaan yang moderat dan berkelanjutan. 

Ketua PD IPARI Purbalingga, Khikam Aziz dan sebagian PAI Kemenag Purbalingga usai naik perahu di objek wisata Seakong Kabupaten Banjarnegara, Kamis (18/12/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto) 

Hadir Ketua dan Sekretaris PD IPARI Purbalingga, Khikam Aziz dan Edi Rudjito serta jajaranya serta seluruh PAIF PNS dan PA PPPK Kemenag Purbalingga.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Jumat, 10 April 2026

KUA Kalimanah Terapkan WFH: Disiplin ASN dan Layanan Tetap Prima

Kepala KUA Kalimanah, Kholodin, saat memimpin rapat koordinasi (rakor) yang digelar oleh KUA Kalimanah, Jumat (10/4/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia yang mulai berlaku sejak 1 April 2026 semakin diperjelas implementasinya melalui rapat koordinasi (rakor) yang digelar oleh KUA Kalimanah, Jumat (10/4/2026).

Rakor ini secara khusus membahas tindak lanjut Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026 sebagai dasar pelaksanaan tugas kedinasan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, menegaskan bahwa kebijakan WFH merupakan bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan yang mengedepankan fleksibilitas kerja tanpa mengurangi kinerja dan kualitas pelayanan publik. Pola kerja yang diterapkan adalah kombinasi antara Work From Office (WFO) selama empat hari (Senin–Kamis) dan WFH satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat.

Dalam arahannya, Kholidin menekankan bahwa fleksibilitas kerja harus tetap diimbangi dengan kedisiplinan dan tanggung jawab.

“WFH bukan sekadar bekerja dari rumah, tetapi tetap harus siap siaga, responsif, dan menjaga ritme kerja sebagaimana di kantor,” tegasnya.

Kepala KUA Kalimanah, Kholodin, saat memimpin rapat koordinasi (rakor) yang digelar oleh KUA Kalimanah, Jumat (10/4/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Ia juga menambahkan bahwa ASN yang melaksanakan WFH wajib memastikan perangkat komunikasi aktif serta siap hadir ke kantor apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Rakor juga menyoroti pentingnya peran pimpinan satuan kerja dalam mengatur proporsi pegawai serta mekanisme teknis pelaksanaan WFO dan WFH. Penyesuaian tersebut harus mempertimbangkan karakteristik tugas serta jenis layanan yang diberikan kepada masyarakat, sehingga kualitas pelayanan tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan.

Dalam aspek pelayanan publik, KUA Kalimanah memastikan seluruh layanan esensial tetap berjalan optimal. Sistem piket diberlakukan untuk menjamin layanan seperti pencatatan nikah, konsultasi keluarga, serta administrasi keagamaan tetap dapat diakses masyarakat, baik secara langsung maupun melalui layanan digital.

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search/label/Rakor

Selain itu, rakor menegaskan pentingnya optimalisasi digitalisasi layanan. Pemanfaatan sistem informasi digunakan tidak hanya untuk pelayanan publik, tetapi juga untuk presensi, pelaporan kinerja, serta monitoring capaian ASN secara berkelanjutan. Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja. 

Suasana rapat koordinasi (rakor) yang digelar oleh KUA Kalimanah, Jumat (10/4/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Sebagai bagian dari kebijakan efisiensi, penerapan WFH juga diiringi dengan langkah strategis seperti pembatasan perjalanan dinas, optimalisasi rapat daring, pengurangan penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen, serta penghematan energi di lingkungan kantor. Langkah ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong efisiensi anggaran dan pengelolaan sumber daya yang lebih bijak.

Dalam pembahasan teknis, disepakati bahwa pelaksanaan WFH di KUA Kalimanah akan dilakukan secara bergiliran melalui sistem penjadwalan yang adil dan terukur. Setiap ASN tetap wajib memenuhi target kinerja, menjaga komunikasi aktif, serta melaporkan hasil kerja secara berkala melalui sistem yang telah disediakan.

Melalui rakor ini, KUA Kalimanah menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan nasional sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penerapan WFH diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan birokrasi yang modern, profesional, dan tetap berorientasi pada pelayanan prima.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Kamis, 05 Juni 2025

Rakor PD IPARI Purbalingga: Optimalisasi Dakwah Digital dan Pencegahan Radikalisme

Ketua dan Sekretaris PD IPARI Kabupaten Purbalingga , Khikam Aziz (kanan) dan Edi Rudjito saat memimpin Rakor di Kopi Sangit, Kutasari, Purbalingga, Rabu (4/6/2025).(Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Purbalingga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Kopi Sangit, Kutasari, Purbalingga, Rabu (4/6/2025).

Ketua PD IPARI Purbalingga Khikam Aziz menjelaskan, bahwa Rakor ini menjadi bagian dari amanat hasil musyawarah kerja sebelumnya, yang menetapkan agenda rutin dua bulan sekali untuk memperkuat koordinasi, evaluasi program kerja, serta sinergi antara IPARI dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

“Salah satu isu utama yang dibahas adalah kepenyuluhan berbasis media sosial. Hal ini sesuai dengan hasil Pembinaan dan Evaluasi Penyuluh Agama Islam dari Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, yang mendorong optimalisasi dakwah digital,” jelasnya saat memimpin Rakor di dampingi Sekretaris Edi Rudjito, kepada para peserta Rakor yang di hadiri oleh Pengurus Harian dan Koordinator Bidang. 

Laporan kegiatan oleh Koordinator Bidang  PD IPARI Kabupaten Purbalingga pada acara Rakor di Kopi Sangit, Kutasari, Purbalingga, Rabu (4/6/2025).(Foto: Imam Edi Siswanto)

Khikam Aziz menyampaikan tiga poin penting hasil pembinaan dan evaluasi PAI, pertama, Penyuluh Agama Islam sebagai ujung tombak dakwah dan edukasi tidak lagi cukup hadir melalui ceramah di mimbar-mimbar fisik akan tetapi hadir pada ruang-ruang digital melalui media sosial,

kedua, PAI untuk peka terhadap potensi masalah-masalah keagamaan dan sosial melalui deteksi dini potensi konflik dan yang ketiga, bahwa PAI untuk mampu menyikapi dan tanggap terhadap fenomena-fenomena kekinian dan kondisi aktual sebagai tema materi dakwah.

Di Purbalingga, sambungnya, Ia mengungkapkan bahwa upaya ini telah mencapai 80–90% efektivitas melalui pemanfaatan konten dakwah yang disebarluaskan lewat platform digital.

“Tim Efektif Sosial Media Penyuluh Agama Islam Kemenag Purbalingga dan Konten Sosial Media Para Penyuluh Agama di Purbalingga menjadi ujung tombak dalam penyebaran pesan-pesan keagamaan yang moderat dan edukatif,” ungkapnya. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/05/meneguhkan-nilai-nilai-pancasila-peran.html

Konsep “Dakwah Bil Medsos” menjadi salah satu inovasi yang disorot dalam rakor kali ini. Untuk itu, para Penyuluh Agama diingatkan agar memiliki kepekaan terhadap potensi munculnya radikalisme di tengah masyarakat.

Menurutnya, munculnya radikalisasi dinilai dapat memicu konflik keagamaan dan sosial yang berpotensi merusak kerukunan umat.

Dari hal itu, para Penyuluh diharapkan mampu memiliki kepekaan dan menjadi garda terdepan dalam deteksi dini, sekaligus agen perdamaian yang bisa membina masyarakat dengan pendekatan yang inklusif dan dialogis. 

Selain itu, fenomena sosial terkait rendahnya angka pernikahan di kalangan usia matang juga menjadi perhatian serius. Hal ini dinilai sebagai tantangan budaya dan moral yang harus diantisipasi agar tidak berkembang menjadi kebiasaan hidup bersama tanpa ikatan perkawinan yang sah.

Suasana RakorPD IPARI Kabupaten Purbalingga di Kopi Sangit, Kutasari, Purbalingga, Rabu (4/6/2025).(Foto: Imam Edi Siswanto)
Para penyuluh didorong untuk menyampaikan pentingnya perkawinan dalam Islam sebagai bagian dari ibadah, menjaga moralitas dan struktur sosial.

Selain membahas isu-isu strategis tersebut, rakor juga menjadi ajang evaluasi program kerja tiap bidang dalam struktur PD IPARI Purbalingga. 

Koordinator bidang (Korbid) menyampaikan progres pelaksanaan program kerja masing-masing, meliputi bidang Organisasi, bidang SDM Pendidikan dan Pelatihan, bidang Moderasi Beragama, bidang Advokasi dan Etika Profesi, bidang Lintas Sektoral dan Informasi Publik, bidang Pelestarian Lingkungan dan bidang Seni dan Budaya.

Pada kesempatan yang sama disampaikan pula laporan keadaan keuangan PD IPARI Kab Purbalingga per bulan Mei 2025 oleh Sri Mulyati selaku Bendahara.

“silahkan kepada semua anggota untuk mengetahui lebih detail lengkap, bisa melihat melalui link yang telah dikirim di WAG IPARI” ucapnya.

Selanjut pada rapat disepakati akan diadakan petemuan koordinasi dengan Penyuluh Agama Islam ASN PPPK yang baru terlantik dan membahas Persiapan pertemuan rutin PD IPARI se-ekskarsidenan Banyumas meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Banjarnegara dan Kabupaten Purbalingga selaku tuan rumah, yang Insya Allah akan dilaksanakan antara bulan Juni dan Juli 202.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/KHIKAM%20AZIZ

Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap program berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat integrasi program IPARI dengan kebijakan dan program yang digulirkan oleh Kankemenag Kabupaten Purbalingga.

Melalui rakor ini, IPARI Purbalingga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penebar manfaat, penggerak perubahan sosial dan keagamaan yang positif.

Dengan semangat sinergi, para penyuluh agama diharapkan dapat menghadirkan solusi atas persoalan keumatan melalui dakwah yang relevan, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.(*)

Kontributor: Edi Rudjito
Pewarta & Editor: Imam Edi Siswanto



Rabu, 08 Oktober 2025

Rakor PAI: Perkuat Sinergi dan Komitmen Penyuluh Agama Islam di Purbalingga

Foto bersama PAI Purbalingga usai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di kediaman PAI Sayono, Karangmoncol, Selasa (7/10/2025) kemarin. (Foto: Fitriana Pusporini)

Purbalingga – Perkuat Sinergi dan Komitmen Penyuluh Agama Islam di Purbalingga, Penyuluh Agama Islam (PAI) Angkatan 2023 menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di kediaman PAI Sayono, Karangmoncol, Selasa (7/10/2025) kemarin.

Rakor tersebut bertujuan meneguhkan pentingnya komitmen dan tanggung jawab seluruh anggota PAI sebagai garda terdepan dalam pelayanan keagamaan masyarakat. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search?q=rakor

Pimpinan rapat, PAI KUA Karanganyar, Artanti, menegaskan bahwa forum ini lahir dari proses perjuangan bersama yang harus terus dirawat demi keberlangsungan tugas-tugas penyuluhan ke depan.

Beberapa agenda penting yang dibahas dalam rakor ini antara lain. Penyampaian jadwal kegiatan penyuluhan yang telah terstruktur dengan matang.

  • Penegasan kembali etika dan integritas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
  • Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) untuk Triwulan III.
  • Persiapan kegiatan peringatan Hari Santri, yang dipaparkan secara rinci oleh Ngatour Rohman.

Rakor ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi, kedisiplinan, dan semangat kerja para penyuluh agama Islam di Purbalingga. Melalui forum ini, diharapkan seluruh anggota PAIF PPPK Angkatan 2023 terus terpacu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pembinaan keagamaan

Sementara itu PAI dari KUA Karangmoncol, Sisa Rahayu bertugas sebagai MC, sedangkan Nur Asih Utami memimpin sesi menyanyikan lagu kebangsaan dan yel-yel. 

Musalim Rido turut menyampaikan mutiara hikmah bertema “Tepuk Sakinah”, menguatkan semangat spiritual para peserta. Fitriana Pusporini mendokumentasikan seluruh jalannya rapat melalui notulensi.

Acara rakor yang sarat makna dan semangat kebersamaan ini dimulai pukul 09.30 WIB ini dihadiri oleh 27 dari total 34 anggota, dengan tujuh orang berhalangan hadir.

Rapat ditutup dengan pembacaan doa oleh Syukur Ariadi, diikuti dengan pembacaan hamdalah bersama sebagai simbol kesyukuran dan komitmen kolektif.

Sebagai tindak lanjut, telah ditetapkan jadwal Rakor berikutnya yang akan digelar pada Selasa, 11 November 2025 di rumah Arif Hidayat, Kecamatan Karangjambu.(*)

Kontributor: Fitriana Pusporini
Editor: Imam Edi Siswanto

Kamis, 04 Desember 2025

Penguatan Koordinasi PAI Purbalingga: Persiapan Rakor dan Pertemuan IPARI Barlingmascap

 

PAI Kankemenag Purbalingga Angkatan 2023, foto bersama usai pertemuan rutin di kediaman Fitriana Pusporini, Desa emuruh, Kecamatan Padamara, Rabu (3/12/2025). (Foto: Wiwit Aryati)

Purbalinga-Pertemuan rutin Penyuluh Agama Islam (PAI) PPPK Angkatan 2023 kembali digelar pada Rabu, 3 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Fitriana Pusporini, Desa Gemuruh, Kecamatan Padamara, bertempat di PP Sunan Gringsing. Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi serta menyelaraskan rencana program kerja ke depan.

Fokus utama pertemuan kali ini adalah membahas agenda terkait Rapat Koordinasi (Rakor) dan pertemuan IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) Barlingmascap yang mencakup wilayah Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di Banjarnegara pada 16 Desember 2025 mendatang, sehingga diperlukan persiapan yang matang dari setiap penyuluh. 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/11/pertemuan-rutin-penyuluh-agama-islam.html

Dalam penyampaian hasil rapat pengurus IPARI, terdapat beberapa poin penting yang menjadi perhatian. Pertama, adanya permintaan data program inovasi layanan penyuluh agama atau inventarisasi kegiatan yang telah dilaksanakan di masing-masing KUA. 

PAI Kankemenag Purbalingga, Artanti Laili Zulaiha saat memimpin Rakor rutin PAI Angkatan 2023, di kediaman Fitriana Pusporini, Desa emuruh, Kecamatan Padamara, Rabu (3/12/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Program tersebut meliputi MPO SINTA, GULA JAWA, serta berbagai inovasi lainnya yang menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan keagamaan di masyarakat. Selain itu, evaluasi program kerja (proker) IPARI juga menjadi bagian penting dalam membangun perbaikan dan keberlanjutan kegiatan organisasi.

Pembahasan kemudian berlanjut pada agenda Rakor Karesidenan Banjarnegara. Pertemuan tersebut rencananya akan diikuti oleh PAIF PNS dan PAIF PPPK Angkatan 2023. Kegiatan puncak akan dilaksanakan di Banjarnegara, sekaligus menjadi momentum untuk merancang agenda bersama di tahun mendatang. 

Suasana Rakor rutin PAI Angkatan 2023, di kediaman Fitriana Pusporini, Desa emuruh, Kecamatan Padamara, Rabu (3/12/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Di antara rencana kegiatan tersebut adalah penyelenggaraan PORSENI yang diadakan setahun sekali, serta opsi kegiatan lain yang disepakati bersama untuk meningkatkan kebersamaan dan pengembangan kompetensi para penyuluh.

Adapun teknis pemberangkatan menuju Rakor masih bersifat fleksibel, yakni dapat dilakukan secara mandiri maupun berkelompok sesuai kesepakatan peserta. 

Kemudian, rencana mengikuti Silatnas pada 13 Desember 2025 yang diwakilkan oleh Tauffikur Rohman PAI Angkatan 2023 dan 1 orang perwakilan dari PAI Angkatan 2025.

Melalui pertemuan ini, para Penyuluh Agama Islam PPPK 2023 berharap koordinasi semakin solid dan agenda besar seperti Rakor serta pertemuan IPARI Barlingmascap dapat berjalan sukses. Hal ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan penyuluhan agama bagi masyarakat.

Acara yang dibuka oleh, Siti Ubaidah sebagai MC dan Artanti laili Zulaiha sebagai  koordinator acara ini, berjalan dengan kekeluargaan. Dan pertemuan berikutnya, insyaallah akan dilaksanakan di kediaman Azizah Dwi Purba di Bukateja.(*)

Kontributor: Artanti laili Zulaiha
Editor: Imam Edi Siswanto 

Minggu, 06 Juli 2025

Rakor IPARI Barlingmascap, IPARI Purbalingga Hadirkan Gus Islah untuk Perkuat Moderasi Beragama

Ketua dan Sekretaris PD IPARI Kabupaten Purbalingga , Khikam Aziz (kanan) dan Edi Rudjito saat memimpin Rakor di Kranagmalang, Bobotsari, Ahad (6/7/2025).(Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga – Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Purbalingga akan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) IPARI se-Barlingmascap (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, dan Cilacap) pada Jumat, 11 Juli 2025, bertempat di Aula Indragiri, Owabong, Purbalingga.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/06/tambah-296-penyuluh-baru-ipari.html

Tak hanya jadi ajang koordinasi antarpenyuluh, Rakor kali ini akan terasa istimewa dengan kehadiran KH. Islah Bahrawi atau Gus Islah, seorang tokoh nasional yang dikenal lantang menyuarakan moderasi beragama dan deradikalisasi.

Ketua PD IPARI Purbalingga, Khikam Aziz, menjelaskan bahwa kehadiran Gus Islah diharapkan mampu menguatkan pemahaman para Penyuluh dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam menangkal paham-paham ekstrem yang mengancam kerukunan umat.

"Hadirnya Gus Islah, insyaallah akan menjadi penguat materi Penyuluh Agama dalam deradikalisasi dan moderasi beragama," jelas Khikam saat Rakor internal IPARI di kediamannya di Desa Karangmalang, Bobotsari, Ahad (6/7/2025).

Rakor yang bertajuk “Ngopi Kebangsaan Bareng Gus Islah” ini akan dikemas dalam format diskusi santai namun bermuatan gagasan besar tentang kebangsaan, toleransi, dan peran strategis penyuluh agama dalam merawat harmoni sosial.

Acara ini akan diikuti oleh sedikitnya 300 peserta, terdiri dari undangan dari IPARI Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas dan Cilacap. Kemudian Penyuluh Agama tahun 2023 dan 2025, Penghulu, dan Kepala KUA se-Kabupaten Purbalingga,

Selanjutnya, tokoh-tokoh lintas organisasi seperti Ketua PD Muhammadiyah dan PCNU Purbalingga, MUI, LDII, FKUB, FKPP, serta Forkompimcam Kecamatan Bojongsari.

Dengan skala dan semangat yang dibawa, Rakor ini diprediksi tak hanya memperkuat jejaring IPARI di wilayah Barlingmascap, tapi juga menjadi titik tolak gerakan Penyuluhan Agama yang lebih progresif dan kontekstual di tengah masyarakat.(*)

Pewarta & Editor: Imam Edi Siswanto 

Jumat, 11 Juli 2025

Kakankemenag Purbalingga Apresiasi Sukses Rakor IPARI: Dorong Optimalisasi Forum Deradikalisasi

Kakankemenag Kabupaten Purbalingga H. Zahid Khasani (berbaju putih) saat foto bersama Gus Islah usai acara “Ngopi Kebangsaan Bersama Gus Islah" dengan tema Deradikalisasi Membangun Harmoni di Aula Indragiri, Owabong, Jumat (11/7/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Purbalingga H. Zahid Khasani memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Purbalingga atas suksesnya pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) IPARI se-Eks Karesidenan Banyumas di Aula Indragiri, Owabong, Jumat (11/7/2025).

Dalam sambutannya
 pada acara Rakor IPARI se-Barlingmascap yang dikemas dalam “Ngopi Kebangsaan Bersama Gus Islah" dengan tema Deradikalisasi Membangun Harmoni, Kakankemenag menyampaikan ucapan terima kasih dan memberi selamat, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras panitia. 

Kakankemenag Kabupaten Purbalingga H. Zahid Khasani  saat menyampaikan kata sambutan pada acara Rakor IPARI se Eks Karesidenan Banyumas di Aula Indragiri, Owabong, Jumat (11/7/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/07/ketua-pd-ipari-purbalingga-serukan.html

Menurutnya, forum Rakor semacam ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi antar-Penyuluh Agama dari Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, dan Cilacap (
Barlingmascap), tetapi juga sarana strategis untuk memperkuat peran penyuluh dalam menghadapi isu-isu keagamaan yang kompleks. 

Forum ini, sambungnya, harus lebih dimaksimalkan untuk peningkatan kompetensi, terutama dalam upaya deradikalisasi.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/07/rakor-ipari-barlingmascap-ipari.html

Kakankemenag berharap agar seluruh anggota IPARI, untuk terus mengembangkan diri dan aktif menciptakan ruang-ruang dakwah yang damai dan inklusif.(*)

Pewarta & Editor: Imam Edi Siswanto

Pujianto dan MA Zaenal Abidin: Silaturahmi Menguat, Kedamaian Rumah Menjadi Fondasi Masyarakat

PAI Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Pujianto dan Moh Agus Zaenal Abidin, dalam program Lentera Hati yang disiarkan melalui LPPL Gem...