Purbalingga-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menegaskan bahwa koperasi yang ideal harus dibangun di atas fondasi kepercayaan, profesionalitas, dan produktivitas.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Koperasi Konsumen Kemenag Berkah Sehati (KKKBS) di Aula Uswatun Hasanah, Sabtu (18/4/2026).
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search?q=Zahid
Menurut Zahid, aspek kepercayaan menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan sebuah koperasi. Ia menilai banyak koperasi yang tidak mampu bertahan karena lemahnya integritas pengurus.
“Banyak koperasi bubar karena pengurusnya tidak bisa dipercaya,” ucapnya singkat.
Lebih lanjut, Zahid menjelaskan bahwa koperasi yang sehat ditandai dengan manajemen yang profesional, pengelolaan yang transparan, serta pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang terarah dan akuntabel.
Selain itu, koperasi juga harus mampu menjalankan fungsi produktif melalui pengembangan berbagai unit usaha yang dapat memenuhi kebutuhan anggotanya.
Sebagai langkah konkret, ia mendorong KKKBS untuk mengembangkan usaha produktif, seperti pendirian pom bensin mini maupun pembukaan gerai ekonomi lainnya yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan anggota.
Sementara itu, perwakilan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkopukm) Kabupaten Purbalingga, Sunardi, turut memberikan apresiasi atas perkembangan KKKBS yang dinilai cukup pesat. Dengan jumlah anggota yang telah mencapai 1.004 orang, koperasi ini memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang signifikan.
Ia juga menambahkan bahwa predikat koperasi sehat tidak hanya dilihat dari satu aspek, tetapi mencakup empat indikator utama, yakni tata kelola organisasi, kinerja keuangan, permodalan, serta profil risiko.
Ketua KKKBS, Sudiono, dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola koperasi yang transparan dan profesional.
Ia berkomitmen menjadikan KKKBS sebagai koperasi yang sehat, terpercaya, dan produktif. Ke depan, penguatan manajemen serta pengembangan unit usaha.
Penasehat KKKBS, Moh Nur Hidayat juga menyampaikan apresiasi dan catatan yang positif melihat kinerja dan perkembangan koperasi yang cukup signifikan meskipun usia koperasi masih relatif muda.
Di sisi lain, Ketua PD IPARI Purbalingga, Khikam Aziz, didampingi Sekretaris Edi Rudjito beserta jajaran anggota, berharap KKKBS yang baru berusia satu tahun ini dapat terus memperkuat manajerial serta mengembangkan usaha produktif.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar manfaat koperasi semakin dirasakan secara luas oleh para anggota.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi KKKBS untuk terus berbenah dan berinovasi. Dengan semangat kebersamaan serta pengelolaan yang amanah, koperasi diharapkan mampu tumbuh sebagai pilar ekonomi umat yang tangguh dan berkelanjutan di Kabupaten Purbalingga.(*)
Pewarta: Imam Edi Siswanto




Maju terus melangkah koperasi berkah sehati, mantap
BalasHapus