![]() |
| Ilustrasi Ramadhan pada musim dingin |
Pewarta: Imam Edi Siswanto
Ramadan
1447 H/2026 M telah dimulai di banyak negara di seluruh dunia, termasuk
negara-negara dengan komunitas Muslim minoritas seperti Jepang, Korea
Selatan, Taiwan, Swedia dan lainnya.
Penetapan awal puasa secara
luas dilaksanakan pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2026,
dengan tradisi salat tarawih berjemaah tetap ramai diselenggarakan di
masjid-masjid setempat meski umat Muslim jauh dari kampung halaman.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/RAMADHAN%202026
Fenomena
unik Ramadan tahun ini adalah bagaimana komunitas Muslim di negara luar
khatulistiwa menunjukkan keteguhan menjalankan ibadah puasa dan tarawih
berjemaah.
Di negara-negara Eropa utara seperti Swedia, durasi
puasa pada hari pertama tercatat sekitar 11 jam 52 menit, lebih singkat
dibandingkan di Indonesia, karena posisi lintang utara dan waktu siang
yang masih relatif pendek pada akhir musim dingin.
Sementara di
negara seperti Korea Selatan, durasi puasa Ramadan 2026 diprediksi
berkisar menurut variasi sekitar 12,5 hingga 13,5 jam karena pergeseran
musim dari akhir musim dingin menuju awal musim semi.
Semangat
beribadah di tengah perubahan iklim ini kerap dijalankan di masjid
seperti Seoul Central Mosque, yang menjadi pusat aktivitas keagamaan
umat Muslim di negeri tersebut.
Kondisi cuaca pada
Februari–Maret di negara-negara ini umumnya masih dingin hingga sejuk
karena transisi musim; namun suasana inilah yang justru memperkuat
kekhusyukan ibadah.
Bagi Muslim di Swedia yang menghadapi angin
dingin dan waktu siang yang masih singkat, ataupun bagi Muslim di Asia
Timur yang menghadapi perubahan suhu dari dingin ke hangat, Ramadan
menjadi momentum refleksi spiritual dan kebersamaan yang terjalin erat
antar diaspora.
Semangat kaum Muslim di luar negeri untuk tetap
melaksanakan ibadah puasa dan tarawih berjemaah ini memberi inspirasi
penting bagi umat di Indonesia bahwa ibadah tidak terhalang oleh jarak,
cuaca, atau kondisi geografis.
Ramadan tetap menjadi waktu untuk
memperteguh iman, mempererat ukhuwah, dan berbagi makna kebaikan dengan
sesama, menjadikan bulan suci ini sebagai momentum penanaman karakter
serta rasa syukur yang mendalam.(*)
Sumber:
1. https://kumparan.com/berita-hari-ini/10-negara-dengan-durasi-puasa-tercepat-di-dunia-tahun-2026-26tIatSEz6U/3?utm_source=chatgpt.com
2. https://www.liputan6.com/islami/read/6284089/puasa-di-korea-berapa-jam-prediksi-durasi-dan-jadwal-ramadan-2026-di-seoul?utm_source=chatgpt.com

Ok ❤️💪
BalasHapusMusim Salju bos,,,hehehehe
Hapus