Jumat, 27 Februari 2026

PJJ Angkatan I: Tingkatkan Kapasitas Digital, Penyuluh Agama Harus Siap Jadi Sumber Rujukan Umat

Tangkapan layar : Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Literasi Digital bagi Penyuluh Agama Angkatan I yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang pada 23–27 Februari 2026 melalui Zoom Meeting.

Purbalingga-Penyuluh Agama Islam (PAI) Kemenag Purbalingga, Imam Edi Siswanto, mengikuti Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Literasi Digital bagi Penyuluh Agama Angkatan I yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang pada 23–27 Februari 2026 melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas penyuluh agar mampu menjawab tantangan dakwah di era digital yang terus berkembang.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/IMAM%20EDI%20SISWANTO 

Pelatihan diawali dengan materi Building Learning Commitment dan pengenalan Sistem Pelatihan serta Pengembangan SDM Kementerian Agama, yang menanamkan pentingnya komitmen belajar berkelanjutan.

“Penyuluh tidak lagi cukup hanya menguasai materi ceramah konvensional, tetapi dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pola komunikasi masyarakat digital,” ucapnya singkat saat diskusi santai bersama Ketua PD IPARI Purbalingga, Khikam Aziz via telpon .

Lihat Video: https://www.youtube.com/playlist?list=PLi-CfrxzrodPHC94ta24CRVQ56ZT6QDn5 

Materi inti pelatihan menekankan penguatan kompetensi literasi digital, mulai dari pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam tugas penyuluhan, analisis data sosial untuk memetakan kebutuhan umat, hingga penyusunan materi penyuluhan berbasis digital.

Peserta juga dibekali keterampilan teknis membuat media dakwah seperti infografis, blog, dan vlog, serta strategi optimalisasi media sosial sebagai sarana konseling dan informasi agama yang profesional dan bertanggung jawab.

Melalui pelatihan ini, penyuluh agama didorong untuk tidak sekadar hadir di media sosial, tetapi menjadi sumber rujukan yang kredibel, solutif, dan mencerahkan.

“Dengan perencanaan rencana tindak lanjut yang jelas, diharapkan setiap penyuluh agama mampu mentransformasikan ilmu yang diperoleh menjadi inovasi nyata di unit kerja masing-masing,” ucapnya.

Menurutnya, era digital bukan ancaman, melainkan peluang besar bagi penyuluh agama untuk memperluas jangkauan dakwah dan memperkuat literasi keagamaan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

Pewarta: Imam Edi siswanto

1 komentar:

PJJ Angkatan I: Tingkatkan Kapasitas Digital, Penyuluh Agama Harus Siap Jadi Sumber Rujukan Umat

Tangkapan layar :  Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Literasi Digital bagi Penyuluh Agama Angkatan I yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagama...