Senin, 26 Januari 2026

Selamat dari Musibah, Penyuluh Agama Karangreja Dampingi Korban Banjir Desa Serang

PAI KUA Karangreja, Saryono bersama Kiswoyo (Tengah) saat menceritakan detik-detik dirinya selamat dari bencana banjir setelah tertahan di dinding musholla, Minggu, (25/1/6/2026) (Foto: Saryono)
Purbalingga-Banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Karangreja pada Sabtu, 
24 Januari 2026 dini hari sekitar pukul 02.00 WIB mengakibatkan sejumlah warga terdampak akibat luapan sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi.

Dalam peristiwa tersebut, seorang warga atas nama Kiswoyo, warga RT 05 RW 01 Desa Serang Kecamatan Karangreja, berhasil selamat setelah tubuhnya tertahan di dinding musholla pinggir sungai saat terseret arus banjir.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/KARANGREJA 

Berdasarkan keterangan korban, arus banjir dipicu dari hujan deras berkepanjangan sehingga membawa material lumpur dan kayu. Korban terseret arus hingga terbawa ke sekitar musholla yang berada tepat di pinggir sungai. 

Tubuh korban tertahan oleh dinding musholla sehingga tidak hanyut lebih jauh. Setelah berhasil dievakuasi oleh warga sekitar, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis akibat mengalami luka-luka dan dinyatakan dalam kondisi selamat.

Kondisi Musholla Al Mu'minun Desa Serang, Karangreja, Purbalingga saat dibersihkan dari material banjir dan tetap berdiri kokoh pasca diterjang banjir, Ahad (25/1/2025). (Foto: Istimewa)

Peristiwa tersebut disampaikan langsung oleh korban kepada Saryono, Penyuluh Agama KUA Kecamatan Karangreja, di sela-sela kegiatan penyambangan korban banjir serta pendataan lembaga keagamaan yang terdampak banjir di wilayah tersebut. 

"Saat memberikan keterangan, korban menceritakan peristiwa tersebut sambil meneteskan air mata, karena masih teringat jelas kejadian yang dialaminya," katanya.

Adapun musholla Al Mu’minun yang berada di pinggir sungai tidak mengalami kerusakan struktural, namun terdampak genangan lumpur akibat luapan air sungai. Pembersihan musholla sedang dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat bekerja sama dengan TNI, Polri dan BPBD serta para relawan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah dataran tinggi dan berada dibantaran sungai.

KUA Kecamatan Karangreja mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat solidaritas sosial dan spiritual dalam menghadapi potensi bencana alam.

Kontributor : Saryono (PAI KUA Karangreja)
Editor : Imam Edi Siswanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kultum Ramadhan PAI KUA Kalimanah: Puasa Digital dan Target Ibadah

PAI KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto, saat menyampaikan tausiyah atau kultum Ramadhan 1447 H di Mushala Al Haq Penaruban, Kamis (19/2/2026...