Purbalingga–Dalam
kultumnya, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto. menyampaikan pesan bertema “Ramadhan sebagai Momentum
Memperkuat Integritas dan Amanah.” Menurutnya pesan tersebut dinilai
sangat relevan dengan kehadiran para pemangku kebijakan dan tokoh
masyarakat yang memiliki tanggung jawab besar dalam pelayanan publik.
Kegiatan yang dihadiri Camat Kalimanah, Karseno, Danramil Kalimanah, Kapten
Infanteri Walyadi, Kaplosek Kalimanah, AKP Mubarok, Kepala Desa Se
Kecamatan Kalimanah dan tokoh masyarakat, tampak penuh khidmat mewarnai kegiatan Jumpa (Jumat Pagi)
Ramadhan yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Kalimanah, Kabupaten
Purbalingga, Jumat (13/3/2026).
Dalam penyampaiannya, ia mengawali dengan mengingatkan kembali tujuan utama ibadah puasa sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).
Ayat
tersebut menegaskan bahwa puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan
dahaga, tetapi juga sebagai sarana membentuk pribadi yang bertakwa.
“Salah satu tanda ketakwaan adalah memiliki integritas dan menjaga amanah,” katanya di hadapan para peserta.
Ia menjelaskan bahwa puasa merupakan ibadah yang sangat unik karena sangat bergantung pada kejujuran pribadi seseorang. Tidak ada manusia lain yang benar-benar mengetahui apakah seseorang benar-benar berpuasa atau tidak. Namun karena keyakinan kepada Allah SWT, seorang muslim tetap menjaga puasanya dengan sungguh-sungguh.
“Di sinilah puasa melatih integritas. Integritas adalah kesesuaian antara perkataan, perbuatan, dan nilai yang kita yakini. Apa yang kita lakukan ketika tidak ada orang yang melihat, itulah ukuran integritas kita,” ungkapnya.
“Jika
nilai-nilai Ramadhan benar-benar kita hayati, insyaAllah bukan hanya
kualitas ibadah kita yang meningkat, tetapi juga kualitas kehidupan
masyarakat akan menjadi lebih baik, lebih harmonis, dan penuh keberkahan,” harapnya.
Kultum tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan keberkahan bagi para pemimpin, masyarakat Kecamatan Kalimanah, serta kemajuan Kabupaten Purbalingga.
Dalam doanya, ia memohon kepada Allah SWT agar seluruh pemimpin dan aparatur yang mengemban amanah diberikan kekuatan, kebijaksanaan, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.
Ia juga memohon agar Kecamatan Kalimanah dan Kabupaten Purbalingga senantiasa menjadi daerah yang aman, tenteram, penuh persaudaraan, serta dilimpahi keberkahan.
Kegiatan Jumpa Ramadhan yang dihadiri juga oleh PAI KUA Kalimanah, Azizah Dwi Purba dan Staff KUA Kalimanah, Amin Muakhor ini, menjadi momentum yang tidak hanya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga mengingatkan kembali pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan amanah, terlebih di bulan suci Ramadhan yang penuh hikmah.
Dengan pesan-pesan yang disampaikan, diharapkan Ramadhan benar-benar menjadi madrasah kehidupan yang membentuk pribadi-pribadi yang amanah, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(*)
Dalam penyampaiannya, ia mengawali dengan mengingatkan kembali tujuan utama ibadah puasa sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).
![]() |
| PAI KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto (Kiri) saat acara Jumpa Ramadhan Kecamatan Kalimanah di aula kantor setempat, Jumat (13/3/2026). (Foto: Azizah Dwi Purba) |
“Salah satu tanda ketakwaan adalah memiliki integritas dan menjaga amanah,” katanya di hadapan para peserta.
Ia menjelaskan bahwa puasa merupakan ibadah yang sangat unik karena sangat bergantung pada kejujuran pribadi seseorang. Tidak ada manusia lain yang benar-benar mengetahui apakah seseorang benar-benar berpuasa atau tidak. Namun karena keyakinan kepada Allah SWT, seorang muslim tetap menjaga puasanya dengan sungguh-sungguh.
“Di sinilah puasa melatih integritas. Integritas adalah kesesuaian antara perkataan, perbuatan, dan nilai yang kita yakini. Apa yang kita lakukan ketika tidak ada orang yang melihat, itulah ukuran integritas kita,” ungkapnya.
![]() |
| Suasana acara Jumpa Ramadhan Kecamatan Kalimanah di aula kantor setempat, Jumat (13/3/2026). (Foto: Azizah Dwi Purba) |
Lebih
lanjut ia menegaskan bahwa Ramadhan mengajarkan setiap manusia untuk
selalu sadar bahwa Allah SWT senantiasa melihat segala perbuatan.
Oleh karena itu, siapa pun yang diberi amanah, baik sebagai pemimpin, aparatur pemerintahan, tokoh masyarakat, maupun sebagai anggota masyarakat, harus menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat rasa tanggung jawab terhadap amanah yang diemban.
Ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”
Menurutnya, amanah jabatan, amanah tugas, dan amanah kepercayaan masyarakat pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan Ramadhan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya dengan bersikap jujur dalam bekerja, ikhlas dalam melayani masyarakat, adil dalam mengambil keputusan, serta menjaga kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.
Oleh karena itu, siapa pun yang diberi amanah, baik sebagai pemimpin, aparatur pemerintahan, tokoh masyarakat, maupun sebagai anggota masyarakat, harus menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat rasa tanggung jawab terhadap amanah yang diemban.
Ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”
Menurutnya, amanah jabatan, amanah tugas, dan amanah kepercayaan masyarakat pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan Ramadhan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya dengan bersikap jujur dalam bekerja, ikhlas dalam melayani masyarakat, adil dalam mengambil keputusan, serta menjaga kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.
![]() |
| Suasana acara Jumpa Ramadhan Kecamatan Kalimanah di aula kantor setempat, Jumat (13/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto) |
Kultum tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan keberkahan bagi para pemimpin, masyarakat Kecamatan Kalimanah, serta kemajuan Kabupaten Purbalingga.
Dalam doanya, ia memohon kepada Allah SWT agar seluruh pemimpin dan aparatur yang mengemban amanah diberikan kekuatan, kebijaksanaan, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.
Ia juga memohon agar Kecamatan Kalimanah dan Kabupaten Purbalingga senantiasa menjadi daerah yang aman, tenteram, penuh persaudaraan, serta dilimpahi keberkahan.
Kegiatan Jumpa Ramadhan yang dihadiri juga oleh PAI KUA Kalimanah, Azizah Dwi Purba dan Staff KUA Kalimanah, Amin Muakhor ini, menjadi momentum yang tidak hanya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga mengingatkan kembali pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan amanah, terlebih di bulan suci Ramadhan yang penuh hikmah.
Dengan pesan-pesan yang disampaikan, diharapkan Ramadhan benar-benar menjadi madrasah kehidupan yang membentuk pribadi-pribadi yang amanah, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(*)
Pewarta: Imam Edi Siswanto




Tidak ada komentar:
Posting Komentar