Senin, 30 Maret 2026

Bangun Budaya Kerja Berintegritas, Kakankemenag Purbalingga Tekankan Empat Nilai Idul Fitri untuk ASN

Kakankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, saat menyampaikan apresiasi kepada 10 Takmir Masjid Ramah Pemudik (RMP) pada acara Pembinaan ASN di Aula Uswatun Hasanah, Senin (30/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga–Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menegaskan pentingnya menginternalisasi nilai-nilai Idul Fitri dalam pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal tersebut disampaikan dalam acara Pembinaan ASN dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan ukhuwah keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, yang bertema “Membangun Etos Kerja ASN yang Profesional dan Berintegritas Menuju ZI WBBM 2027” di Aula Uswatun Hasanah, Senin (30/3/2026). 

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/Zahid%20Khasani

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Zahid mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta. Ia mengajak seluruh ASN menjadikan momentum Idul Fitri sebagai titik balik memperkuat budaya kerja yang lebih baik.

“Ada empat nilai utama Idul Fitri yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan kerja di lingkungan Kementerian Agama,” tegasnya. 

LIHAT VIDEO: https://www.youtube.com/shorts/F5-tiuQqDN0

Pertama, nilai silaturahmi.
Zahid menjelaskan bahwa dalam konteks organisasi, silaturahmi tidak hanya dimaknai sebagai hubungan personal, tetapi juga sebagai upaya membangun kolaborasi dan memperkuat koordinasi antar tim kerja. Dengan komunikasi yang terbuka dan harmonis, kinerja organisasi akan menjadi lebih solid dan efektif.

Kedua, nilai saling memaafkan.
Merujuk pada ajaran dalam Al-Qur’an, khususnya semangat yang terkandung dalam QS Ali Imron, sikap memaafkan tidak dibatasi oleh waktu. Dalam dunia kerja, hal ini diwujudkan melalui komunikasi yang sehat dan saling menghargai demi terciptanya suasana kerja yang produktif.

Ketiga, nilai kepedulian.
Ia menekankan bahwa kepedulian harus tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat. ASN dituntut menghadirkan pelayanan prima, responsif, dan solutif. Pelayanan yang optimal bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat.

Keempat, nilai kesederhanaan.
Kesederhanaan, lanjut Zahid, menjadi fondasi dalam membangun profesionalitas dan integritas. Sikap ini mendorong ASN untuk bekerja secara jujur, tidak berlebihan, serta berorientasi pada hasil yang berkualitas tanpa mengedepankan kepentingan pribadi. 

Bersalam salaman usai Apel Paska Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idhul Fitri 1447H di halaman Kemenag Purbalingga, Senin (30/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Zahid optimistis, apabila keempat nilai tersebut mampu diimplementasikan secara konsisten dalam budaya kerja ASN, maka cita-cita mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM) tahun 2027 akan tercapai.

Ia berharap, Idul Fitri bukan hanya perayaan, tetapi momentum pembaruan diri. Jika nilai-nilainya kita hidupkan dalam pekerjaan sehari-hari, insyaallah Kementerian Agama semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Purbalingga, Sudiono, menambahkan bahwa keberhasilan menuju Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM) tidak berhenti pada capaian administratif semata.

Menurutnya, pasca meraih predikat WBK, yang paling penting adalah menjaga komitmen dan dukungan atau kesiapan seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa semangat WBBM harus diwujudkan dalam pelayanan yang benar-benar bersih, transparan, dan melayani dengan sepenuh hati.

Pernyataan tersebut memperkuat pesan bahwa reformasi birokrasi sejatinya adalah proses berkelanjutan. Tidak hanya berhenti pada pencapaian, tetapi juga bagaimana nilai-nilai integritas, kepedulian, dan profesionalitas terus hidup dalam setiap lini pelayanan.

Kakankemenag Purbalingga, Zahid Khasani (paling Kanan) di dampingi Kasubag TU, Sudiono saat menyaksikan penandatanganan dukungan Pembangunan Zona Integritas (PZI) dari WBK menuju WBBM pada acara Pembinaan ASN di Aula Uswatun Hasanah, Senin (30/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Sebelumnya, telah dilaksanakan Apel Paska Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idhul Fitri 1447H di halaman Kemenag Purbalingga. 

Kemudian pada rangkaian acara Pembinaan ASN, digelar pula penyampaian apresiasi atas kontribusi 10 masjid dalam Program Masjid Ramah Pemudik (MRP) Idulfitri 1447 H/2026 M, sekaligus menutup secara resmi berakhirnya operasional MRP di wilayah Purbalingga. 

Selanjutnya penandatanganan dukungan Pembangunan Zona Integritas (PZI) dari WBK menuju WBBM oleh seluruh peserta.

Hadir pada acara tersebut Kasi Bimas Islam, Kasi dan Gara, Kepala KUA dan Penghulu, Pengawas Madrasah, Pengawas PAI, Kepala MAN, MTSN dan MIN, Penyuluh Agama ASN, Ketua KK RA, MI, MTs dan MA, Ketua AGPAI Kabupaten Purbalingga serta ASN Seatap Kankemenag Kab. Purbalingga.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

6 komentar:

Ketua PD IPARI Purbalingga: Jihad Terbesar ASN Adalah Menjaga Integritas Pasca Ramadhan

Ketua PD IPARI Kabupaten Purbalingga, Khikam Aziz, saat tausiyah di acara Pembinaan ASN dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menin...