Purbalingga-Nuansa kebersamaan dan kehangatan terasa kental di Gereja Baptis Indonesia (GBI) Rahmani Purbalingga pada Senin, 22 Desember 2025. Bertempat di serambi gereja yang sejuk, Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kunjungan silaturahmi lintas iman kepada Penyuluh Agama Kristen, Rahel Cynthia Hutagalung.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata keharmonisan dan persaudaraan lintas iman yang terus tumbuh dan terawat di Kabupaten Purbalingga. Rombongan PD IPARI Purbalingga dipimpin langsung oleh Ketua PD IPARI, Khikam Aziz, didampingi Edi Rujito, Ahmad Muntaqo, Siti Suwarti, Artanti Laili Zulaiha, Siti Ubaidah, Yeni Nur Asiah, Sabrina, Wiwit Aryati, serta Taufiqurrahman.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search?q=khikam+aziz
Kehadiran para penyuluh agama tersebut disambut dengan penuh keramahan dan keterbukaan oleh Rahel Cynthia Hutagalung bersama suami. Suasana dialog berlangsung hangat, cair, dan penuh rasa saling menghormati, mencerminkan semangat kebhinekaan yang hidup di tengah masyarakat.
Silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat jalinan persaudaraan antarpenyuluh lintas agama, menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2026, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menumbuhkan dan merawat moderasi beragama.
Dalam kesempatan tersebut, PD IPARI Purbalingga menegaskan peran strategis penyuluh agama sebagai perekat sosial, penanam nilai toleransi, serta penjaga kerukunan umat beragama di tengah keberagaman masyarakat.
Penyuluh Agama Kristen, Rahel Cynthia Hutagalung (dua dari Kanan) di Gereja Baptis Indonesia Rahmani Purbalingga Senin, (22/12/2025). (Foto: Wiwit Aryati). |
“Moderasi beragama tidak cukup disampaikan melalui ceramah atau tulisan, tetapi harus diwujudkan melalui perjumpaan langsung, dialog, dan saling mengenal. Kunjungan ini menjadi bagian dari implementasi Asta Protas Kemenag RI dalam memperkuat harmoni dan persaudaraan lintas iman,” ujarnya.
Percakapan yang berlangsung dalam suasana santai namun sarat makna tersebut mengangkat pentingnya kerja sama lintas agama, baik dalam pelayanan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
Sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta membangun ruang kebersamaan menjadi benang merah diskusi, sekaligus menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search?q=PD+IPARI
Rahel Cynthia Hutagalung menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas kunjungan PD IPARI Purbalingga. Ia mengaku merasa dihormati dan dikuatkan melalui pertemuan tersebut.
“Saya merasa dihormati dan tersentuh. Kunjungan ini menunjukkan bahwa penyuluh agama hadir sebagai sahabat, bukan sebagai pembatas. Inilah wajah moderasi beragama yang sesungguhnya. Rasa hangat, terbuka, dan saling menguatkan,” akunya.
Rahel menambahkan bahwa silaturahmi lintas iman semacam ini menjadi sumber energi positif dalam menjalankan tugas kepenyuluhan, sekaligus memperkokoh semangat pelayanan yang inklusif dan berorientasi pada perdamaian.
Menutup rangkaian kegiatan, Khikam Aziz berharap semangat kebersamaan lintas iman ini terus terjaga dan berkelanjutan.
“Kami berharap pertemuan seperti ini tidak berhenti pada satu kesempatan saja, tetapi menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa perbedaan keyakinan bukan alasan untuk menjauh, melainkan peluang untuk saling belajar dan bekerja sama demi Purbalingga yang rukun dan damai,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, PD IPARI Kabupaten Purbalingga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan wajah agama yang ramah, menyejukkan, dan membangun, sejalan dengan semangat moderasi beragama serta Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia.(*)
Kontributor: Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam/PAI KUA Karanganyar)
Editor: Imam Edi Siswanto
Dengan keberagaman tampak indah
BalasHapusIesss 👍💪💪
BalasHapus