![]() |
| PAI KUA Karangreja, Ngamali menyampaikan pesan motivatif kepada para peserta didik, khususnya siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah NU Gondang, Jumat (9/1/2026) (Foto: Ngamali |
Purbalingga-Dalam kegiatan Himtaq Annahdliyah, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Karangreja, Ngamali, S.H., menyampaikan pesan motivatif kepada para peserta didik, khususnya siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah NU Gondang, Jumat (9/1/2026).
Hal tersebut disampaikan terkait pentingnya meraih husnul khatimah tidak hanya di akhir kehidupan, tetapi juga di akhir tahun pembelajaran.
Menurutnya, husnul khatimah dalam konteks pendidikan dapat dimaknai sebagai keberhasilan menutup proses belajar dengan hasil yang baik, sikap yang terpuji, serta kesiapan mental dan spiritual dalam menghadapi ujian dan jenjang pendidikan selanjutnya.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/Ngamali
Meluruskan Niat sebagai Fondasi Belajar
Ngamali menegaskan bahwa langkah awal yang harus dilakukan oleh setiap siswa adalah meluruskan niat.
Setiap hari, sebelum memulai aktivitas belajar, siswa diajak untuk menanamkan niat bahwa belajar dilakukan karena Allah SWT, agar menjadi pribadi yang baik, bermanfaat, serta meraih kesuksesan di dunia dan akhirat. .
Dengan niat yang benar, hati menjadi tenang, proses belajar terasa sebagai ibadah, dan hasilnya diharapkan lebih berkah.
Konsistensi Ibadah sebagai Penopang Keberkahan
Selain niat, konsistensi dalam menjalankan ibadah pokok juga menjadi kunci penting. Disiplin dalam melaksanakan shalat lima waktu tepat waktu, membiasakan membaca Al-Qur’an selama 10–15 menit setiap hari, serta melakukan dzikir pagi dan petang secara ringan diyakini mampu menjaga fokus, ketenangan hati, dan kesiapan mental siswa sebelum belajar.
Metode Belajar Islami
Dalam penyampaiannya, Ngamali juga menguraikan beberapa metode belajar Islami yang dapat diterapkan siswa, antara lain:
- Muraja’ah, yaitu mengulang kembali pelajaran secara berkala agar materi lebih melekat.
- Tadabbur, yakni tidak hanya menghafal, tetapi berusaha memahami pelajaran dengan baik.
- Tafaqquh, mendalami pelajaran dengan bertanya kepada guru, berdiskusi dengan teman, dan tidak malu mencari penjelasan ketika belum memahami materi.
Ia menekankan pentingnya mengutamakan adab sebelum ilmu, karena adab yang baik akan membuka pintu kemudahan dalam meraih ilmu.
Cara Islami Mengundang Keberhasilan
Untuk mengundang keberhasilan dalam belajar dan menghadapi ujian, siswa juga diingatkan agar menjauhi hal-hal yang dapat menghambat keberkahan, menjaga sikap hormat kepada guru, memperhatikan kesehatan, serta menenangkan hati dengan dzikir.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/KARANGREJA
Selain itu, memperbanyak doa menjelang ujian menjadi ikhtiar spiritual yang tidak boleh diabaikan. Beberapa doa yang dianjurkan antara lain doa memohon tambahan ilmu, doa sebelum belajar, serta doa ketika mengalami kesulitan dalam menghafal pelajaran.
Melalui kegiatan Himtaq Annahdliyah ini, Penyuluh Agama Islam KUA Karangreja berharap para siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan mental dan spiritual.
Dengan niat yang lurus, ibadah yang konsisten, adab yang baik, serta doa yang terus dipanjatkan, diharapkan siswa kelas IX MTs NU Gondang mampu menutup masa belajarnya dengan hasil terbaik dan meraih husnul khatimah dalam pendidikan.
Kontributor: Saryono (PAI KUA Karangreja)
Editor: Imam Edi Siswanto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar