Purbalingga-Kantor Urusan Agama (KUA) Kalimanah, Kabupaten Purbalingga kembali menggalang donasi untuk membantu para korban musibah banjir bandang yang melanda wilayah Karangreja dan Mrebet sepekan lalu.
Rencananya, donasi akan disalurkan melalui rekening Posko Pelayanan Keagamaan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Senin (2/2/2026).
Donasi tersebut berhasil dihimpun dari seluruh pegawai KUA Kalimanah dengan total dana sebesar Rp 800.000,-. Bantuan ini disalurkan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana alam akibat hujan berintensitas tinggi di lereng Gunung Slamet.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/KALIMANAH
Kepala KUA Kalimanah Drs. H. Khloidin, MSI menyampaikan harapannya agar donasi yang terkumpul dapat memberikan manfaat nyata dan sedikit meringankan beban para korban musibah.
Ia menegaskan bahwa kehadiran KUA tidak hanya sebatas pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga bagian dari kepedulian sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Ini adalah bentuk empati dan kebersamaan keluarga besar KUA Kalimanah,” ungkapnya.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/IMAM%20EDI%20SISWANTO
Ia menambhakan untuk tetap tabah dan sabar menghadapi musibah dan tetap semangat menjalani hidup dan kehidupan
Sebelumnya, pada Ahad, 1 Februari 2026, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kalimanah juga turut menginisiasi penggalangan donasi bersama Majelis Taklim (MT) dan TPQ Al Ittihad Karangmanyar. Dana yang terkumpul dari kegiatan tersebut telah disalurkan melalui NU Care Kabupaten Purbalingga untuk membantu para korban banjir bandang.
Selain itu, Penyuluh Agama Islam lainnya juga melakukan hal serupa dengan menyampaikan rasa empati, doa, serta dorongan moril kepada jamaah dan majelis taklim binaan di wilayah masing-masing.
Melalui mimbar dakwah, pengajian, dan forum keagamaan, para penyuluh mengajak umat untuk memperkuat solidaritas, memperbanyak doa, serta menumbuhkan kepedulian sosial bagi para korban bencana.
Melalui peran KUA dan Penyuluh Agama Islam, nilai-nilai keagamaan terus dihadirkan dalam bentuk aksi nyata, menyatukan doa, empati, dan kepedulian sosial bagi mereka yang sedang diuji oleh musibah.(*)
Pewarta: Imam Edi Siswanto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar