PAI KUA Karangreja sekaligus Kontributor D’Japri IPARI Purbalingga, Saryono menjelaskan bahwa, Group Hadroh Al Fiyar merupakan grup musik religi kebanggaan PD IPARI Purbalingga.
Beranggotakan para Penyuluh Agama yang bertalenta, grup ini aktif mengisi berbagai kegiatan resmi maupun keagamaan di lingkungan Kabupaten Purbalingga, membawa pesan-pesan moderasi beragama melalui seni musik islami.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/SARYONO
Alunan terbang yang ritmis dan vokal yang jernih dari Group Hadroh Al Fiyar PD IPARI Purbalingga menjadi magnet utama dalam acara Tasyakuran suksesnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) 2025 sekaligus tradisi Nyadran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.
“Kehadiran Group Hadroh Al Fiyar tidak hanya sekadar pengisi acara, namun menjadi ruh yang membawa suasana tasyakuran menjadi begitu khidmat dan religious,” jelasnya.
Sejak pagi hari, sambungnya, para personel Al Fiyar yang merupakan para Penyuluh Agama ini telah bersiap. Di hadapan Kakankemenag Purbalingga, Kepala Kantor Urusan Haji dan Umroh, para Kasi, Pengawas, serta seluruh karyawan satu atap, Al Fiyar memimpin pembacaan Maulid Barzanji.BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search?q=al+fiyar
Pembacaan kitab Barzanji yang berisi riwayat agung Rasulullah SAW ini dibawakan dengan penuh penghayatan. Suasana mencapai puncaknya saat seluruh hadirin berdiri bersama (Mahallul Qiyam) diiringi tabuhan hadroh yang menggugah semangat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Bagi keluarga besar Kankemenag Purbalingga, pencapaian WBK di tahun 2025 adalah anugerah besar. Group Hadroh Al Fiyar menerjemahkan rasa syukur tersebut melalui rentetan Sholawat Nabi yang syahdu. Melalui sholawat, Al Fiyar mengajak seluruh pegawai untuk menjaga integritas kerja dengan landasan nilai-nilai spiritual.
"Kami ingin mempersembahkan yang terbaik melalui lantunan Barzanji ini. Bagi kami di PD IPARI, Group Hadroh Al Fiyar adalah sarana dakwah. Mengiringi syukuran WBK dan Nyadran dengan sholawat adalah bentuk syukur yang paling indah," ungkap Zaenal Mutaqin salah satu personel Al Fiyar.
Di sela-sela penampilan Al Fiyar, kegiatan Nyadran berlangsung dengan penuh keakraban. Tradisi yang dilaksanakan menjelang Ramadhan ini menjadi momen bagi seluruh pegawai satu atap untuk saling mempererat silaturahmi, sembari menikmati sajian khas tasyakuran di Gazebo Moderasi yang asri.(*)
Kontributor : Saryono (Penyuluh Agama Islam KUA Karangreja)Editor: Imam Edi Siswanto


Tidak ada komentar:
Posting Komentar