Purbalingga-Kegiatan SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Award Tahun 2025 yang telah lama dinantikan akhirnya resmi digelar pada Rabu (11/2/2026). Mengusung tema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045”.
Acara ini menjadi momentum penting dalam pengumuman Predikat Zona Integritas (PZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) RI.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search?q=Zahid+Khasani
Kegiatan yang dipusatkan secara nasional tersebut dilaksanakan secara daring. Di Kabupaten Purbalingga, kegiatan diikuti bersama di Aula Galaksi Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga.
Suasana acara terasa semakin semarak dengan kehadiran peserta yang mengenakan pakaian adat dan lurik, mencerminkan kekayaan budaya lokal Jawa Tengah sekaligus memperkuat nilai kearifan lokal dalam semangat reformasi birokrasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PD IPARI Kabupaten Purbalingga, Khikam Aziz, bersama Sekretaris PD IPARI, Edi Rudjito. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan dan partisipasi keluarga besar Penyuluh Agama dalam menyaksikan capaian prestasi yang membanggakan bagi Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.
Momen puncak yang paling dinanti akhirnya tiba ketika diumumkan bahwa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri karena Kankemenag Purbalingga tercatat sebagai satu-satunya satuan kerja di Jawa Tengah yang berhasil memperoleh predikat tersebut pada tahun 2025.
Kepala Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran pegawai atas kerja keras, komitmen, dan sinergi yang telah dibangun selama ini. Ia juga mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.
Prestasi yang diraih Kankemenag Purbalingga menjadi bukti nyata bahwa transformasi birokrasi yang berlandaskan akuntabilitas dan integritas mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh jajaran ASN untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, melayani, dan berorientasi pada kemaslahatan umat menuju Indonesia Emas 2045.(*)
Kontributor:
Fitriana Pusporini & Edi Trisnanto
Editor: Imam Edi Siswanto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar