Purbalingga-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, bersama jajaran Kepala Seksi (Kasi) dan Penyelenggara Kemenag, melakukan kunjungan ke lokasi bencana tanah bergerak di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Senin (17/11/2025). Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral kepada warga yang terdampak musibah.
Setibanya di lokasi, rombongan Kemenag Purbalingga disambut oleh Kepala KUA Karanganyar, para Penyuluh Agama, Penghulu, Perangkat Desa, serta Relawan yang sejak beberapa hari terakhir berjibaku dalam penanganan darurat.
Zahid dan rombongan meninjau rumah-rumah warga yang mengalami retak dan amblas sedalam 2–3 meter akibat pergerakan tanah. Mereka juga berdialog dengan para pengungsi yang saat ini menempati pos-pos darurat.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/KARANGANYAR
Dalam kesempatan tersebut, Zahid menyampaikan rasa prihatin dan simpati mendalam atas musibah yang menimpa warga Maribaya.
“Kami hadir untuk menyampaikan empati dan doa agar para warga diberi kekuatan dan keselamatan. Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tetap sabar, saling membantu, dan memperkuat solidaritas,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa Kemenag Purbalingga akan terus berkoordinasi melalui KUA Kecamatan Karanganyar dalam memberikan dukungan, terutama bagi warga serta siswa madrasah yang terdampak.
Rombongan juga menyerahkan bantuan berupa uang, kebutuhan pokok, serta peralatan dasar untuk menunjang kebutuhan selama masa pengungsian. Zahid berharap dukungan tersebut dapat meringankan beban para keluarga yang harus meninggalkan rumah mereka.
“Kami akan memastikan layanan keagamaan dan pendampingan psikososial tetap berjalan, terutama bagi anak-anak yang terdampak,” tambahnya.
BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/11/tanah-bergerak-landa-maribaya-pai.html
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bencana tanah bergerak yang terjadi pada 14–15 November 2025 lau, sedikitnya telah merusak 19 rumah warga dan memaksa 22 Kepala Keluarga (KK) atau 85 jiwa mengungsi.
Pemerintah Desa (Pemdes), BPBD, relawan, dan berbagai pihak termasuk KUA Karanganyar masih terus melakukan pemantauan dan membantu penanganan lanjutan di lapangan.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas instansi dalam memberikan perhatian dan perlindungan bagi masyarakat yang tengah mengalami musibah.(*)
Kontributor : Tarom dan Artanti Laili Zulaiha
Editor: Imam Edi Siswanto


Tidak ada komentar:
Posting Komentar